Komunitas Hewan di Banten Gelar Edukasi Reptil dan Satwa Hias Kepada Anak Saat Moment Libur Sekolah
BANTEN- Memasuki masa liburan sekolah, berbagai cara dilakukan oleh masyarakat untuk memberikan kegiatan yang bermanfaat sekaligus menghibur bagi anak-anak. Salah satu pilihan yang kini tengah diminati adalah mengunjungi acara edukasi satwa hias dan reptil yang digelar oleh gabungan komunitas pecinta hewan di Banten.
Acara yang digrlar di Cafe Ergana ini berlangsung meriah ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para pengunjung yang datang. Tidak sekadar tempat nongkrong, lokasi ini disulap menjadi ruang belajar interaktif yang mengenalkan berbagai satwa unik secara langsung kepada anak-anak.
Baca juga: Penataan Alun-Alun Kota Serang Telah Dimulai, Aktifitas Warga Didalam Dihentikan Sementara
Berbagai jenis hewan dihadirkan dalam kegiatan ini untuk menarik perhatian anak-anak. Mulai dari ayam hias, kelinci, hamster, sugar glider, hingga landak mini. Tidak ketinggalan, satwa eksotis seperti bunglon, iguana, kadal panana, hingga berbagai jenis ular seperti ular retic, ball python (bepe), dan boa turut dipamerkan untuk mengedukasi warga.
Salah seorang pengunjung perempuan Shelda mengaku sengaja memanfaatkan momen libur sekolah ini untuk membawa adiknya berkunjung. Ia mengetahui adanya pameran edukasi ini setelah viral di media sosial TikTok. Menurutnya, ini adalah kali pertama mereka datang ke acara semacam ini demi memberikan edukasi satwa kepada sang adik.
"Kebetulan kan lagi libur sekolah juga ya, jadi aku bawa adik aku buat kenal hewan-hewan aja gitu, ingin mengedukasi," ujarnya, Minggu 28 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa adiknya sangat senang karena bisa mengetahui banyak macam hewan, mulai dari ayam, hamster, bunglon, hingga ular.
Komunitas Rutin Gelar Kopdar Edukasi
Perwakilan dari pihak penyelenggara pameran, Kang Iyang, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi di Cafe Ergana ini melibatkan kolaborasi erat dari beberapa komunitas satwa di Banten.
Di antaranya adalah Ayam Hias Banten, Kepatil (Keluarga Pecinta Reptil), serta Berbici (komunitas yang membahas seputar kelinci). "Antusiasmenya sangat ramai banget pengunjungnya dari Cafe Ergana," kata Kang Iyang.
Menurut Kang Iyang, perkumpulan atau 'kopdar' seperti ini sebenarnya rutin dilakukan oleh masing-masing komunitas setiap sebulan sekali. Biasanya, agenda bulanan tersebut diadakan di kawasan Royal Baru. Sementara itu, untuk acara kopdar gabungan skala besar antar-komunitas biasanya digelar satu tahun sekali.
Momen kali ini sengaja dipilih karena bertepatan langsung dengan masa liburan anak sekolah."Melalui pameran ini, anak-anak tidak hanya sekadar melihat satwa dari balik kaca, tetapi juga bisa diajak berinteraksi langsung, berfoto bersama hewan eksotis, serta mendengarkan edukasi penting mengenai keamanan dan cara penanganan reptil dari tim satwa yang berpengalaman," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan