Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 18 JULI 2025 • 11:00 WIB

Indikasi Main Mata Pada Penerimaan Murid Baru jalur Prestasi Terjadi Di Banten

Indikasi Main Mata Pada Penerimaan Murid Baru jalur Prestasi Terjadi Di BantenKomisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa (doc.google) 

BANTEN- Komisi V DPRD Banten mensinyalir kuat dugaan kecurangan penerima murid baru ajaran tahun 2025, pada jalur prestasi non-akademik. 

Anggota Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa mengungkap dugaan kecurangan dalam proses penerimaan murid baru (SPMB) SMA/SMK Negeri 2025, khususnya pada jalur prestasi non-akademik. 

Yeremia menyebut adanya indikasi “akal-akalan” dalam pembobotan nilai, yang melampaui batas maksimal yang telah ditentukan dalam petunjuk teknis.

Baca juga: Pemkot Serang Akui Tak Punya Sertifikat Tanah SDN Kuranji, Klaim Ada Data Pelimpahan Aset

“Dalam Juknis SPMB, bobot nilai maksimum jalur prestasi itu jelas, yakni 100 untuk nilai rapot dan 90 untuk prestasi non-akademik tingkat internasional. Artinya, total bobot maksimal adalah 190. Tapi faktanya, kami menemukan nilai yang melebihi angka tersebut, bahkan ada yang di atas 200,” kata Yeremia, Jumat 18 Juli 2025.

1). Ia menduga ada unsur kesengajaan dalam kasus ini 

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa temuan tersebut tidak bisa dianggap sebagai kesalahan biasa. Ia menduga ada unsur kesengajaan dalam manipulasi nilai, yang berpotensi merugikan siswa lain yang seharusnya memiliki peluang lebih besar diterima.

Baca juga: Provinsi Banten berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif

“Ini bukan sekadar human error. Kalau ada nilai di atas 200, patut diduga ada unsur akal-akalan. Kami minta Dinas Pendidikan Banten mengusut tuntas siapa yang bermain di balik ini,” katanya. 

2. Yeremia dorong Dindik investigasi dan transparansi

Yeremia mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk melakukan investigasi menyeluruh, mulai dari proses verifikasi dokumen, sistem input data, hingga kemungkinan intervensi pihak-pihak tertentu yang memanipulasi nilai.

“Jika ditemukan pelanggaran, baik dari internal dinas maupun oknum sekolah, harus ada tindakan tegas. Ini menyangkut keadilan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Indikasi Main Mata Pada Penerimaan Murid Baru jalur Prestasi Terjadi Di Banten

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!