Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JULI 2026 • 14:10 WIB

Sekolah Gratis Pemprov Banten Jawab Kegelisahan Sabrani Soal Biaya Sekolah

Sekolah Gratis Pemprov Banten Jawab Kegelisahan Sabrani Soal Biaya SekolahSabrani, buruh harian lepas saat bersama Putranya (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Kisah Sarbini, Buruh Harian yang tidak mampu meneruskan pendidikan anaknya akibat tidak ada biaya sekolah, kini dapat sedikit bernapas lega dengan adanya Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi Banten.

“Yang Penting Anak Bisa Sekolah”, kata Sarbini (47) saat mengungkapkan kebahagiaannya karena anaknya dapat melanjutkan sekolah tingkat menengah atas melalui Program Sekolah Gratis SMA, SMK dan SKh swasta, yang digagas oleh Gubernur Banten Andra Soni.

Setiap tahun ajaran baru, Sarbini memang selalu dihantui biaya sekolah anak-anaknya. Sebagai buruh harian lepas asal Kampung Sindang Mandi, Desa Panyerapan, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, penghasilannya tidak pernah pasti.

Baca juga: Pemprov Banten: Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Sebagai Instrumen Manajemen Peningkat Kinerja

 

Kadang ia bekerja sebagai kuli bangunan, kadang mendapat panggilan memperbaiki instalasi listrik warga. Namun, tak jarang ia harus menganggur berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Kini, kecemasan itu perlahan menghilang setelah putranya, Nabil Ilham Maulana (15) diterima di SMK Nurul Huda Baros melalui Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada tahun ajaran 2026–2027.

Bagi Sarbini, program tersebut bukan sekadar menghapus kewajiban membayar SPP. Program itu menjadi harapan bagi keluarganya untuk memastikan pendidikan anak-anaknya. Sejak diberlakukannya program ini, puluhan ribu siswa dapat melanjutkan sekolah ke jenjang menengah atas. Bahkan, tahun ajaran 2025-2026 lalu Program Sekolah Gratis menjangkau 801 sekolah swasta dengan total 60.705 siswa terverifikasi mengikuti program sekolah gratis ini.

“Sebelum ada Program Sekolah Gratis, saya merasa berat. Saya punya tiga anak. Yang pertama masuk SMK, yang kedua SMP, dan yang ketiga SD. Adanya program ini, masya Allah Pak, saya lega dan sangat terbantu. Sekarang tinggal mikirin kebutuhan alat tulis saja,” ujar Sarbini saat ditemui di SMK Nurul Huda Baros, Kabupaten Serang, Rabu (15/7/2026).

Ia mengaku selama ini biaya pendidikan menjadi beban yang paling sering dipikirkannya. Sebab, sebagai buruh harian lepas, ia tidak memiliki penghasilan tetap.

Baca juga: Daftar Situs Warisan Cagar Budaya di Kota Tangerang yang Masih Dilindungi, Jejak Sejarah Multikultural Banten

 

“Pekerjaan saya tidak setiap hari ada. Kadang kerja seminggu, setelah itu bisa menganggur sampai tiga bulan. Jadi uang yang tadinya buat bayar SPP sekarang bisa ditabung untuk kebutuhan pendidikan anak ke depan,” katanya.

Kondisi ekonomi itu membuat Sarbini sempat diliputi kekhawatiran ketika Nabil memutuskan melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta. Di satu sisi ia ingin mendukung cita-cita putranya, namun di sisi lain ia belum mengetahui bagaimana cara membayar biaya sekolah.

“Ya, kepikiran. Saya sempat khawatir bagaimana nanti bayarnya. Soalnya pekerjaan saya serabutan, kadang jadi tukang, kadang ngelas. Apa saja yang penting halal,” tuturnya.

Meski demikian, Sarbini tidak pernah mematahkan keinginan anaknya. Nabil sudah sejak lama bercita-cita bersekolah di SMK Nurul Huda Baros. Bahkan keputusan itu diambil jauh sebelum adanya Program Sekolah Gratis.

“Dia memang dari awal ingin sekolah di sini. Saya tidak memaksakan. Saya mendukung pilihan anak,” katanya.

Kini Nabil tercatat sebagai siswa kelas X Jurusan Teknik Listrik di SMK Nurul Huda Baros. Sarbini berharap pendidikan menjadi jalan bagi putranya untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik daripada yang ia rasakan.

Karena itu, ia selalu mengingatkan Nabil agar bersungguh-sungguh belajar dan menjauhi pergaulan yang dapat merusak masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sekolah Gratis Pemprov Banten Jawab Kegelisahan Sabrani Soal Biaya Sekolah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!