Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JULI 2026 • 15:37 WIB

Banten Darurat Kekeringan: BPBD Banten Ajak Masyarakat Donasi Air Bersih Bagi Wilayah Terdampak

Banten Darurat Kekeringan: BPBD Banten Ajak Masyarakat Donasi Air Bersih Bagi Wilayah TerdampakProgram Donasi Air Bersih BPBD Banten (Doc. Mamo Erfanto)

BANTEN – Cuaca kemarau telah membuat beberapa wilayah di Provinsi Banten mengalami kekeringan. Melaui program peduli air bersih, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan, serta para dermawan untuk bersama-sama bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak kekeringan melalui program Donasi Pengiriman Air Bersih.

Program ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Berdasarkan pemetaan BPBD Provinsi Banten tahun 2026, terdapat 105 kecamatan dan 415 desa/kelurahan di tujuh kabupaten/kota yang berpotensi terdampak kekeringan, dengan sebaran terbesar berada di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Serang.

Baca juga: DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Provinsi Banten

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat saat terjadi kekeringan. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kekeringan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, BUMN, BUMD, komunitas, dan para relawan untuk bergotong royong menyalurkan bantuan air bersih. Setetes air yang kita berikan akan menjadi harapan dan kehidupan bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” ujar Drs. Lutfi Mujhidin Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, H. Asep Mulya (Hajirocker) menegaskan bahwa upaya penanggulangan kekeringan tidak hanya dilakukan saat terjadi krisis, tetapi juga melalui peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

“Kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dimulai dari kepedulian bersama. Melalui gerakan donasi air bersih ini, kami ingin membangun semangat gotong royong masyarakat Banten. Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi sumber kehidupan. Setiap bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih,” ungkap H. Asep Mulya.

Baca juga: Program Sekolah Gratis, Harapan Baru Hafidz Mendapatkan Pendidikan

Ia juga mengimbau pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi sosial, perguruan tinggi, serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengiriman bantuan air bersih maupun dukungan logistik lainnya selama musim kemarau berlangsung.

BPBD Provinsi Banten akan terus melakukan pemantauan kondisi kekeringan, berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, serta mengoptimalkan distribusi bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan berdasarkan hasil asesmen lapangan.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program Donasi Pengiriman Air Bersih dapat menghubungi Call Center BPBD Provinsi Banten di 0851-1781-4505 untuk informasi lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran bantuan.

Mengusung semangat “Ayo Gotong Royong Membantu Masyarakat Terdampak Kekeringan”, BPBD Provinsi Banten berharap gerakan kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian seluruh masyarakat Banten.

“Karena setetes air sangat berarti bagi kehidupan.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Banten Darurat Kekeringan: BPBD Banten Ajak Masyarakat Donasi Air Bersih Bagi Wilayah Terdampak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!