Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 02 JULI 2025 • 15:22 WIB

Tangis Warga Sukadana Pecah di Hari Penggusuran

Tangis Warga Sukadana Pecah di Hari PenggusuranTangis ibu ibu warga Sukadana, Kasemen, Kota Serang sesaat sebelum alat berat robohkan rumah mereka (Doc.Mamo Erfanto

BANTEN_Tangis haru para ibu ibu warga Sukadana Kecamatan Kasemen, Kota Serang pecah setelah mengetahui bahwa hari ini adalah hari terakhir mereka menempati rumah meraka. Rumah yang berpuluh puluh tahun menjadi tempat tinggal harus direlakan akibat rencana normalisasi sungai Sukadana. 

Salah satu warga Sukadana menangis histeris saat menyampaikan luapan kekecewaanya terhadap pemerintah Kota Serang. 

"Saya mau pergi kemana lagi, anak anak saya masih kecil, punya anak kembar, saya hidup sebatang kara, saya buruh cuci" Ungkap Ela sambil menangis. 

Lebih lanjut dirinya berharap bisa bertemu dengan Walikota Serang sebelum pembongkaran di lakukan. Sementara itu berbagai cara di lakukan warga Sukadana untuk menolak pembongkaran yang di rencanakan hari ini oleh pemerintah Kota Serang. Mulai dari mendatangi kantor Kecamatan hingga aksi blokir jalan. 

Informasi terkini di lapangan, akibat protes dari warga hingga mengarah ke anarkir pihak Pemkot Serang memutuskan melakukan penggusuran hanya di peruntukkan untuk rumah yang kosong serta kos kosan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tangis Warga Sukadana Pecah di Hari Penggusuran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!