Jumat, 19 SEPTEMBER 2025 • 16:20 WIB

Sejumlah Wilayah Banten Memiliki Potensi Rawan Bencana Alam

Author

Dokumen peristiwa tsunami Anyer 2018 (Doc. Mamo Erfanto)

BANTEN- Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kesiapsiagaan penting dilakukan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam melakukan mitigasi bencana. Sikap tersebut harus dimiliki agar seluruh elemen kebencanaan bisa memitigasi risiko. Hal itu disampaikan gubernur saat mengikuti Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana di Wilayah Provinsi Banten di Alun-Alun Barat Kota Serang, Kamis (18/9/2025).

"Saya mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Banten. Ini untuk memastikan kesiapan. Tadi saya melihat langsung persiapan yang dilaksanakan, termasuk memastikan bahwa alat-alat terkait kebencanaan telah siap," ungkap Andra Soni.

Selanjutnya, Andra Soni menuturkan, pemetaan potensi dan ancaman bencana perlu dilakukan. Hal itu sebagai mekanisme tanggap darurat hingga tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi saat terjadi bencana.

"Upaya-upaya preventif juga perlu kita lakukan, termasuk kegiatan simulasi penanggulangan bencana," katanya.

Pada kesempatan itu, Andra Soni menyampaikan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan balai-balai pengelolaan sungai yang ada di Provinsi Banten.

"Kita harus bersama-sama menangani permasalahan sungai yang dapat menyebabkan bencana banjir. Harapan kita dengan kegiatan ini untuk mempersiapkan kesiapsiagaan dini, agar kita lebih waspada dan bersiap dalam rangka mitigasi bencana," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Banten Akui Pangkas Anggaran BPJS Warga Miskin Sebesar 19 Milyar

Baca juga: Pemkab Serang Pangkas Tukin ASN Sebesar 50 Persen

Sementara, Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan, apel kesiapsiagaan menghadapi bencana tersebut bertujuan mengecek kesiapan, baik sumber daya manusia maupun peralatan yang dibutuhkan.

"Ini kita lakukan bersama, ada dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Angkatan Laut, SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan. Semua kita bahu-membahu, ini adalah wujud sinergi, kolaborasi, soliditas semua unsur terkait," ujarnya.

Dirinya menuturkan bahwa sejumlah wilayah di Provinsi Banten memiliki potensi rawan bencana alam. Sehingga hal tersebut harus dilakukan kesiapsiagaan yang baik.

"Semua kita antisipasi dan ini memerlukan kesadaran masyarakat serta kita sosialisasikan agar masyarakat selalu siap siaga. Jika ada bencana banjir, masyarakat sudah tahu untuk naik ke tempat yang lebih tinggi dan yang lainnya," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Andra Soni bersama Forkopimda melakukan pengecekan personel dan peralatan kebencanaan. Setelah itu mereka juga mencicipi masakan dapur umum yang dimasak oleh Brimob Polda Banten

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU