BANTEN– Kota Cilegon tidak hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga memiliki beragam sanggar seni yang aktif menjadi ruang pembinaan bakat dan pelestarian budaya. Berbagai sanggar seni di sejumlah kecamatan terus berperan dalam mengembangkan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda, melalui seni tari, musik, budaya tradisional, hingga pertunjukan seni modern.
Sejumlah sanggar seni yang cukup dikenal di Kota Cilegon di antaranya adalah Sanggar Seni Syailendra Cilegon yang berada di wilayah Citangkil. Sanggar ini menjadi salah satu wadah bagi pelaku seni lokal untuk mengembangkan berbagai kegiatan kesenian dan kreativitas masyarakat.
Selain itu, terdapat pula Sanggar Puspa Arum Cilegon di Kecamatan Jombang yang aktif dalam kegiatan pendidikan dan pembinaan seni. Keberadaan sanggar ini menjadi alternatiDi bidang seni tari, masyarakat Cilegon juga mengenal Sanggar Tari Kencana Indah yang berlokasi di kawasan Pondok Cilegon Indah, Kecamatan Cibeber. Sanggar ini menjadi salah satu tempat latihan tari yang cukup dikenal di wilayah tersebut.
Kemudian ada pula Sanggar Shankara yang bergerak dalam organisasi dan kegiatan seni masyarakat. Sanggar ini menjadi ruang berkumpul bagi para pegiat seni untuk mengembangkan berbagai program kreatif di Kota Cilegon.
Untuk kesenian tradisional, keberadaan Sanggar seni Jaranan Turonggo Setyo Budoyo(PAC) turut memperkaya khazanah budaya lokal. Sanggar ini dikenal aktif melestarikan kesenian jaranan yang masih diminati oleh sebagian masyarakat.
Sementara itu, bidang seni tari juga diperkuat oleh keberadaan Sanggar Tari Arum dan Sanggar tari pratiwi cilegon yang menjadi tempat pembelajaran sekaligus pengembangan bakat seni tari bagi anak-anak dan remaja.
Di kawasan Purwakarta, nama Duta Seni KS TV dan komunitas seni yang berada di lingkungan Duta Seni KS juga cukup dikenal sebagai pusat aktivitas seni pertunjukan dan pengembangan talenta muda di Kota Cilegon.
Selain sanggar-sanggar tersebut, Kota Cilegon juga memiliki fasilitas dan ruang kreatif seperti Gedung Cilegon Creative Centre yang sering dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni, budaya, dan kreativitas masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut semakin mendukung pertumbuhan ekosistem seni di Kota Baja.
Baca juga: Sanggar Tari di Kota Serang, Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Banten
Pelaku seni berharap keberadaan sanggar-sanggar tersebut terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, sanggar seni dinilai mampu menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus mencetak generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan mencintai warisan seni daerah.
Di tengah perkembangan modernisasi dan pesatnya industri di Kota Cilegon, eksistensi sanggar seni menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya dan kreativitas masyarakat tetap tumbuh dan berkembang sebagai bagian penting dari identitas daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan