Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 12 JULI 2026 • 13:07 WIB

Wakil Gubernur Banten Dorong Taekwondo Jadi Muatan Lokal di Sekolah

Wakil Gubernur Banten Dorong Taekwondo Jadi Muatan Lokal di SekolahWakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat menghadiri acara pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026.(Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menghadiri acara pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026, bertempat di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (9/7/2026). Pada kesempatan itu, Dimyati menyampaikan soal bela diri yang mestinya menjadi program muatan lokal atau Mulok di sekolah-sekolah.

"Saya tadi lihat anak-anak menampilkan ekshibisi sangat bagus sekali dan sangat menarik. Mudah-mudahan ini bisa disosialisasikan dan bahkan saya mengimbau setiap sekolah SD, SMP, SMA kalau bisa Muatan Lokal (Mulok) atau ekstrakurikuler itu bela diri, diantaranya taekwondo, pencak silat, atau karate," ungkapnya.

Baca juga: Tidak Ditemukan Unsur Pidana, Polda Banten Hentikan Laporan terhadap Wali Kota Serang

Pada kesempatan itu, Dimyati menyampaikan apresiasi kepada Kapolri yang telah mempercayakan Provinsi Banten sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026. Menurutnya, kejuaraan tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang terdiri atas kontingen dari 32 Kepolisian Daerah (Polda) serta peserta umum dari 32 provinsi.

Taekwondo juga olahraga bela diri yang tidak hanya mengedepankan kemampuan fisik, tetapi juga membentuk disiplin, keberanian, dan karakter. Atraksi para atlet pada pembukaan kejuaraan, menurutnya, menunjukkan daya tarik olahraga tersebut bagi generasi muda.

Ia berharap olahraga bela diri dapat diperkenalkan lebih luas di lingkungan pendidikan, baik melalui muatan lokal maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Baca juga: Diduga Dipicu Kebocoran Tabung Gas, Kebakaran Hanguskan Laundry dan Bengkel di Perumahan Persada Banten

"Kalau anak-anak memiliki kemampuan pertahanan diri, mereka akan memiliki keberanian. Insya Allah, itu akan menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Taekwondo Garuda Bhayangkara (Garbha) Presisi Polri Brigjen Langgeng Purnomo mengatakan, Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII bukan sekadar ajang kompetisi. Kejuaraan ini menjadi momentum mempererat persatuan, memperkuat sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet taekwondo Indonesia yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Kejuaraan ini juga merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pembinaan olahraga nasional.

"Dengan taekwondo kita belajar tentang disiplin, rasa hormat, pengendalian diri, kerja keras, keberanian, dan pantang menyerah," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wakil Gubernur Banten Dorong Taekwondo Jadi Muatan Lokal di Sekolah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!