BANTEN– Angkutan kota (angkot) masih menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat di Kota Serang. Pemerintah daerah telah menetapkan tarif resmi sekaligus mengatur sejumlah trayek utama yang melayani berbagai wilayah di ibu kota Provinsi Banten tersebut.
Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perhubungan menetapkan tarif angkot yang berlaku seragam di seluruh wilayah kota, yakni:
Baca juga: Calon Taruna Bintara dan Tamtama Polda Banten Disumpah dan Tandatangani Pakta Integritas
Penumpang umum: Rp5.000. Pelajar/Mahasiswa: Rp3.500
Penetapan tarif ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian terhadap kenaikan harga BBM serta menjaga kestabilan biaya transportasi masyarakat. Tarif tersebut juga diwajibkan ditempel dalam bentuk stiker di setiap armada angkot agar mudah diketahui penumpang.
Meskipun penataan trayek angkot di Kota Serang masih terus dibenahi, terdapat sejumlah rute utama yang umum dilayani angkot, di antaranya:
Baca juga: Tempat Hiburan Malam di Kota Serang Tidak Bermanfaat Justru Rugikan Pemerintah dan Masyarakat
1. Terminal Pakupatan – Pasar Rau – Kalodran
* Melayani pusat aktivitas kota
* Melewati kawasan perdagangan dan permukiman padat
2. Terminal Pakupatan – Cipocok – Unyur
* Menghubungkan wilayah barat hingga pusat kota
* Banyak digunakan mahasiswa dan pekerja
3. Pasar Rau – Kaujon – Banten Lama
* Rute wisata dan religi menuju kawasan Banten Lama
* Ramai saat akhir pekan dan hari libur
4. Terminal Pakupatan – Taktakan – Sayabulu
* Menghubungkan wilayah selatan Kota Serang
* Melayani kawasan perumahan dan perkampungan
5. Kalodran – Ciracas – Walantaka
* Rute pinggiran kota menuju pusat
* Alternatif bagi warga dari wilayah timur
Baca juga: Pemprov Banten Lanjutkan Revitalisasi Kawasan Kesultanan
Hingga kini, sistem trayek angkot di Kota Serang dinilai masih belum sepenuhnya tertata rapi. Pemerintah daerah mengakui masih adanya tumpang tindih rute serta kendaraan antar kota yang ikut mengangkut penumpang dalam kota.
Meski demikian, angkot tetap menjadi pilihan transportasi murah bagi masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak pendek di dalam kota.
Dengan tarif yang relatif terjangkau, yakni Rp5.000 untuk umum, angkot di Kota Serang masih menjadi tulang punggung transportasi lokal. Ke depan, penataan trayek dan peningkatan pelayanan diharapkan dapat membuat angkot semakin nyaman dan diminati masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan