Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 31 MARET 2026 • 15:49 WIB

Pemprov Banten Lanjutkan Revitalisasi Kawasan Kesultanan

Pemprov Banten Lanjutkan Revitalisasi Kawasan KesultananFestival Kebantenan (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk melanjutkan program revitalisasi situs peninggalan Kesultanan Banten. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya tarik wisata budaya, sejarah, dan religi di kawasan Banten Lama, Kota Serang.

Rencana kelanjutan revitalisasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam acara Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin yang berlangsung di Masjid Agung Kesultanan Banten, Kasemen, Senin malam (30/3/2026). Dalam sambutannya, Andra mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mendukung pelestarian warisan sejarah tersebut.

“Program revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan potensi peninggalan Kesultanan Banten. Pemprov Banten terus mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkokoh persatuan menuju Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” ujar Andra Soni.

Baca juga: 132 Pejabat Administrator dan Pengawas Pada Perangkat Daerah Pemprov Banten Resmi Dilantik

Andra menjelaskan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin, putra dari Sunan Gunung Jati, merupakan sosok pendiri sekaligus Sultan pertama yang membawa Banten pada masa kejayaan. Menurutnya, banyak keteladanan yang dapat dipetik dari perjuangan sang Sultan, baik dalam menyebarkan syiar Islam maupun dalam pembangunan daerah.

“Di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin, Banten bertransformasi menjadi kota pelabuhan yang sangat berpengaruh. Banten menjadi pusat perdagangan besar dan penghubung utama bagi pedagang dari India, Arab, Tiongkok, hingga berbagai wilayah di Nusantara,” imbuhnya.

Melalui momentum haul ini, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk berdoa bagi keselamatan dan kesejahteraan Banten. Ia berharap peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam memperjuangkan kemajuan daerah.

Baca juga: 79 Persen Pemudik Telah Kembali Melalui Pelabuhan Bakauheni-Merak

“Haul ini adalah penguat bagi kita semua untuk terus meneladani semangat perjuangan dan kepemimpinan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, yang turut hadir memberikan apresiasi. Ia mendorong agar Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin dikembangkan menjadi salah satu agenda nasional. Hal ini dinilai penting untuk menarik wisatawan dari luar Banten agar berkunjung ke kawasan situs kesultanan.

“Sultan Maulana Hasanuddin adalah jejak sejarah yang harus kita uri-uri (jaga) dan ambil hikmahnya,” kata Agus Jabo.

Ia menambahkan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin telah meletakkan tiga pilar utama dalam tata kelola kemasyarakatan yang menjadi konsep berbangsa dan bernegara. Ketiga pilar tersebut disimbolkan melalui infrastruktur yang ada di Banten Lama.

Baca juga: Tujuh Hari Pencarian Korban Terseret Arus di Pantai Kayakas Ditemukan Meninggal Dunia

“Tiga pilar ini adalah politik yang disimbolkan dengan Istana Surosowan, spiritual melalui Masjid Agung, dan perekonomian melalui Pelabuhan Karangantu. Konsep ini kemudian diterapkan pada berbagai kerajaan dan kota di tanah Jawa,” jelasnya.

Menurut Agus, momentum haul ini harus menjadi titik balik untuk membangkitkan kembali kearifan lokal dan keluhuran budi pekerti para leluhur. “Tujuannya agar bangsa kita memiliki jati diri yang kuat, menjadi bangsa yang besar, dan bangsa yang hebat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemprov Banten Lanjutkan Revitalisasi Kawasan Kesultanan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!