Cikuasa Atas, Merak Jadi Titik Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran, Ini Penyebab dan Antisipasinya
BANTEN- kawasan Cikuasa Atas di Kota Cilegon, Banten, selalu menjadi pusat kemacetan saat arus mudik Lebaran maupun momen hari libur keagamaan lainnya. Jalur ini dikenal sebagai titik krusial karena menjadi pertemuan ribuan kendaraan yang baru keluar dari Tol Merak dan hendak menuju Pelabuhan Merak.
Setiap musim mudik, volume kendaraan di jalur Cikuasa Atas meningkat drastis. Kendaraan pribadi, bus antar kota antar provinsi (AKAP), hingga truk logistik bercampur dalam satu arus menuju pelabuhan penyeberangan utama ke Sumatera tersebut. Rabu, 4 Maret 2026.
Posisi Cikuasa Atas sangat strategis karena menjadi akses utama bagi kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Merak. Setelah keluar tol, kendaraan akan diarahkan menuju Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Bakauheni, Lampung.
Namun, lonjakan kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan kerap memicu antrean panjang. Bahkan, saat puncak arus mudik Lebaran, kemacetan bisa mengular hingga puluhan kilometer.
Kemacetan di kawasan ini umumnya dipicu oleh beberapa faktor utama, antara lain, antrean Kapal di Pelabuhan Merak, ketika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak, proses bongkar muat kapal memerlukan waktu lebih lama. Jika dermaga penuh atau terjadi penundaan jadwal kapal, antrean kendaraan akan meluber hingga ke jalur Cikuasa Atas.
Pemberlakuan Sistem Buka Tutup Jalur. Untuk mengatur kepadatan, petugas kerap menerapkan sistem buka tutup jalur. Kebijakan ini bertujuan mengurai penumpukan kendaraan di area pelabuhan, namun berdampak pada penahanan arus kendaraan di Cikuasa Atas.
Baca juga: DPRD Banten Gelar Paripurna Penggantian Antar Waktu
Cuaca dan Kendala Teknis Kapal. Faktor cuaca buruk atau gangguan operasional kapal juga dapat memperlambat penyeberangan, sehingga antrean kendaraan semakin panjang.
Lonjakan Kendaraan Saat Libur hari Keagaman. Tidak hanya saat Lebaran, kepadatan juga terjadi pada libur panjang keagamaan lainnya, seperti Natal dan Tahun Baru, serta long weekend nasional.
Kemacetan di Cikuasa Atas tidak hanya memperpanjang waktu tempuh, tetapi juga berpotensi menimbulkan kelelahan bagi pengemudi. Kendaraan yang terjebak antrean berjam-jam kerap mengalami overheat, terutama pada siang hari. Selain itu, distribusi logistik menuju dan dari Pulau Sumatera juga dapat terganggu akibat antrean panjang di jalur ini.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui Pelabuhan Merak, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di Cikuasa Atas antara lain, memantau informasi resmi terkait jadwal kapal dan kondisi lalu lintas, menghindari perjalanan pada jam puncak arus mudik, memastikan kondisi kendaraan prima sebelum berangkat, menyiapkan perbekalan dan bahan bakar yang cukup.
Pemerintah dan aparat kepolisian biasanya menyiapkan rekayasa lalu lintas serta kantong parkir sementara untuk mengurangi kepadatan. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran bersama.
Dengan perencanaan perjalanan yang matang, dampak kemacetan di Cikuasa Atas saat arus mudik Lebaran dapat diminimalisir, sehingga perjalanan menuju Pelabuhan Merak tetap aman dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan