BANTEN– Warga Kampung Karang Jetak, Desa Bolang, Kecamatan Lebak wangi, Kabupaten Serang, bertahun tahun di kepung lalat dari Tempat Pembuangan Sampah dan merasa di bohongi janji Bupati Serang saat masa kampaye.
"huh ampun lur,sampah mambune beneran, orang lain yang makan hasilnya, orang Karang Jetak yang dapat imbasnya, ini sudah lama, ada 2 (tahun) mah, sejak pencalonan Ratu Zakiyah, ngomong mau nutup tapi gak ada kejelasan sampai sekarang," Keluh salah satu warga Kampung Karang Jetak. Selasa 30 September 2025.
Saya masih inget waktu nyalon(Ratu Zakiyah), waktu kampaye di lapangan bola, kalau jadi akan saya tutup tempat sampah ini, gak ada kenyataanya, hanya ngomong doang, tolong Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang di pertimbangkan lokasi sampah ini, masa di tengah perkampungan ada tempat pembungan sampah, lanjutnya saat di wawacarai.
Baca juga: Wali Murid SDIT Al-Izzah Kota Serang Tolak Program MBG
Baca juga: Ayah Yang Didakwa Setubuhi Anaknya Di Kota Serang Bebas
Yang jelas kalau sampah itu bau, kemudian muncul lalat, bayangkan lagi makan tiba tiba di kerubungi lalat kan otomatis dampaknya ke kesehatan terutama bagi anak anak sekolah, karena posisi TPS ini berdekatan dengan lingkungan Sekolah. Belum lagi setiap malam di lakukan pembakaran asapnya ke pemukiman.
"Kami warga menginginkan penutupan pengelolaan limbah dan sampah ini"
Masyarakat menyesalkan pemerintah daerah yang dinilai belum mengambil langkah tegas. Mereka juga menagih janji Bupati yang saat kampanye berkomitmen menutup lokasi pembuangan sampah tersebut.
Warga Karang Jetak berharap Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Serang juga segera turun tangan. Mereka mendesak agar tempat pembuangan sampah di tengah permukiman itu ditutup demi menjaga kesehatan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan