BANTEN- Pemerintah Kota Serang kembali mengundang para pedagang yang berada di kawasan Jl. Sultan Agung Tirtayasa atau yang kerap di sebut kawasan Royal untuk sosialisasi konsep kawasan ekonomi tematik. Rabu 17 September 2025.
Kepala Satuan Tugas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil menyampaikan kami (Pemerintah Kota Serang) mengundang seluruh pemilik toko yang ada di Jl. Tirtayasa dan Jl. Juhdi untuk sosialisasi yang kedua.
supaya pembangunan yang di lakukan oleh pemerintah Kota Serang berkaitan dengan merubah royal menjadi kawasan ekonomi tematik
Rencana Pemkot Serang ini harus di dukung dan perubahan perubahan serta adaptasi adaptasi oleh pemilik toko yang berada dikawasan Royal untuk menyesuaikan dengan konsep yang di miliki oleh Pemerintah Kota Serang, lanjut Wahyu Nurjamil.
Baca juga: Dirut Perusahan Daerah Milik Pemkab Serang Ditetap Kejari Serang Sebagai Tersangka Korupsi
Baca juga: Pekan Olahraga Mahasiswa Banten Akan Dihidupkan Kembali
"Mereka mendukung, hanya saja tadi yang sedang kita bahas soal jalan keluar mengenai konsep lahan parkir, selebihnya mereka mendukung dan memberikan masukan masukan yang positif kepada pemerintah Kota Serang,"
Soal konsep parkiran, saat ini telah di gagas oleh Dinas Perhubungan Kota Serang yakni area Taman sari, Jl. Juhdi dan royal ada juga di area gedung merdeka.
Wahyu Nurjamil menambahkan kemudian untuk lokasi lahan parkir lainya, kami juga telah melakukan komunikasi dengan pihak Roberta untuk merubah bangunan yang saat ini sepi bisa di gunakan untuk gedung parkir untuk menunjung kawasan royal.
Jadi tujuan mengundang para pedagang yang berada di kawasan Royal ini untuk mendukung konsep yang akan di canangkan pemerintah, karena kekuatan utama dari konsep kami untuk kawasan Royal adalah para pedagang selain event event dari Dinas Lanjutnya.
"kedepan kegiatan kegiatan kedinasan yang memiliki koneksi dengan perdagangan ataupun wisata, agar di anggarkan pada 2026 untuk event event yang akan di pusatkan di kawasan royal dengan tujuan menarik peminat baru di area tersebut.
Untuk proses pembangunan saat ini telah berjalan atau Pembangunan Mutual Check Awal (MC-0). bahkan untuk hari ini secara parsial Dinas Pekerjaan Umum Kota Serang telah mengundang pihak PLN, Provider,PDAM dan Telkom yang berkaitan dengan penataan kabel kabel tegangan tinggi, tegangan rendah, kabel Provider dan kabel Telkom yang akan di tanam bawah tanah.
Sementara itu terkait uji potensi ekonomi dari rencana konsep baru kawasan perbelanjaan royal, pihak pemkot serang mengakui memang belum melakukan hal tersebut.
"Belum, kita belum menguji karena pedagang yang berada di kawasan Royal berbeda dengan pedagang kaki lima yang kita mintaiin data omset pendapatanya, karena mereka adalah pemilik toko," Kata Wahyu Nurjamil.
Sementara itu Dedi salah satu pedagang Royal saat di temui menuturkan bahwa kami sebagai pemilik toko atau ruko sangat mendukung rencana pemerintah Kota Serang untuk kedepanya, karena sudah lama kawasan Royal tidak ada kemajuan.
"Dengan konsep yang di tawarkan pemerintah, kami rasa jauh lebih bagus untuk planning kedepan dan menurut saya harus di tindak lanjuti lebih baik lagi"
Terakhir kami berpesan untuk usalan ke pemerintah Kota Serang, agar lebih tegas lagi dengan para pedagang musiman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan