Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 16:59 WIB

Menhub Siapkan Empat Pelabuhan Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026 Di Banten

Menhub Siapkan Empat Pelabuhan Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026 Di BantenPelabuhan merak (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Rapat ini juga melibatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta jajaran Polda Metro Jaya, mengingat wilayah hukum Banten sebagian berada dalam koordinasi Polda Metro.

Rapat koordinasi tersebut menitikberatkan pada kesiapan sarana dan prasarana transportasi, khususnya sektor penyeberangan yang menjadi titik krusial arus mudik dan balik Lebaran 2026. Banten kembali menjadi perhatian nasional karena menjadi gerbang utama menuju Pulau Sumatra.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa koordinasi lintas daerah sangat penting untuk memastikan kelancaran arus mudik. Evaluasi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025 yang berjalan baik menjadi acuan dalam mempersiapkan layanan tahun 2026. Senin, 16 Februari 2026.

“Kita berharap melalui rapat koordinasi ini, penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan terkoordinasi dengan baik seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga: Wamenkes Resmikan Layanan Cath Lab untuk Peserta BPJS Kesehatan di RSUD Kota Tangerang

Dalam persiapan Angkutan Lebaran 2026, terdapat empat pelabuhan utama di Banten yang akan dioptimalkan untuk memecah kepadatan arus kendaraan menuju Sumatra, yakni Pelabuhan Ciwandan diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan truk kecil. Pelabuhan Merak melayani kendaraan pribadi roda empat dan bus penumpang. Krakatau Bandar Samudera (KBS) disiapkan sebagai pelabuhan alternatif menuju Pelabuhan Panjang dan Bakauheni. Pelabuhan BBJ Bojonegara hususkan untuk kendaraan truk besar atau angkutan logistik.

Setiap pelabuhan minimal akan didukung oleh 10 hingga 12 kapal untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan selama periode puncak mudik dan arus balik lanjutnya.

Dudy Purwagandhi lebih lanjut menyampaikan Banten menjadi perhatian khusus karena seluruh kendaraan dari wilayah Jabodetabek yang menuju Pulau Sumatra akan terpusat di jalur penyeberangan Merak. Berbeda dengan arus mudik ke arah timur Pulau Jawa yang terdistribusi ke berbagai kota seperti Cirebon, Brebes, hingga Semarang, arus kendaraan menuju Sumatra cenderung menumpuk di satu titik.

Baca juga: Tuntutan Tahlil Dan Doa Ziarah Kubur Lengkap Dan Mudah

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan ekstrem apabila tidak diantisipasi dengan sistem pengaturan yang matang. Oleh karena itu, optimalisasi empat pelabuhan menjadi strategi utama untuk memecah konsentrasi kendaraan dan menghindari kemacetan panjang.

Pemerintah memastikan sistem manajemen lalu lintas, rekayasa arus, serta pengaturan jadwal kapal akan dirancang sedemikian rupa agar tidak terjadi krodit di kawasan pelabuhan, khususnya di Pelabuhan Merak.

Dengan sinergi antara Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta aparat kepolisian, diharapkan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman di Sumatra.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menhub Siapkan Empat Pelabuhan Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026 Di Banten

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!