Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 15:21 WIB

Kelompok Tani Padarincang Somasi Dan Tuntut Info Serang Segera Klarifikasi Soal Postingan Tarian Petani

Kelompok Tani Padarincang Somasi Dan Tuntut Info Serang Segera Klarifikasi Soal Postingan Tarian PetaniKelompok tani Padarincang, Kabupaten Serang (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Panitia Festival Sangganagara dan Forum Gapoktan Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, menyatakan kecewa terhadap akun Instagram Info Serang. mereka secara tegas menyatakan somasi terhadap akun Info Serang karena telah menggiring opini publik terkait tarian Bupati Serang saat festival.

Haris Munandar ketua Panitia Festival Sangganagara menyampaikan bahwa festival Sangganagara adalah acara tahunan yang diselenggarakan di Kabupaten Serang, dengan tujuan mempromosikan budaya dan pariwisata lokal. Rabu, 22 Oktober 2025.

Pada penyelenggaraan tahun ini Bupati Serang turut hadir serta dalam acara dan melakukan tarian khas daerah bersama petani yang kemudian di posting oleh akun Info Serang dengan mempadukan video lain yang berbeda tema dan lokasi berbeda dengan judul menari di atas penderitaan rakyak, lanjutnya.

"Terus terang kami merasa kecewa dengan apa yang di beritakan info serang di media sosial karena itu sangat mengganggu kami, Gapoktan dan para petani yang ada di Padarincang, karena kita mengadakan festival Sangganagara dalam rangka memperingati hari tani sedunia, tujuannya adalah bagimana caranya pangan di Padarincang bisa mendukung swasembada pangan, nah sementara di info serang itu seperti penggiringan opini, dari kegiatan kita, dengan di sandingkan dengan video yang lain, waktunya berbeda, temanya berbeda, semuanya berbeda,"

Baca juga: Apel Hari Santri Nasional 2025 Kota Serang Dipusatkan Di Alun Alun Kota

Baca juga: Kejari Serang Musnahkan Barang Bukti Perkara 2024-2025

Lebih lanjut Haris munandar menyayangkan dengan postingan info serang tanpa koordinasi dengan pihak panitia dan kelompok tani,

 "Nah kenapa info serang melakukan itu, tanpa klarifikasi kepada kami, nah disana juga komentar komentar negarif tentang ibu Bupati Kabupaten Serang, bahwa Bupati Serang menari di bawah penderitaan rakyat, itu sama sekali tidak betul, karena ibu Bupati saat itu mengikuti tarian kolosal beas mawur yang merupatan tarian lagu Padarincang Jaya,"

 Haris menjelaskan bahwa lagu Padarincang Jaya itu sangat sakral sekali, karena disana isinya doa doa dari kami warga Padarincang, untuk itu kami mohon media info serang untuk dapat mengklarifikasi apa yang sudah di unggah.

Dalam postingan akun Instagram Info Serang mengunggah video yang menampilkan Bupati Serang sedang menari, namun narasi yang disertakan cenderung provokatif dan menyudutkan Bupati. Hal ini memicu reaksi kami selaku kelompok tani Padarincang karena menyandingkan video tarian kami dengan video lain.

Haris Munandar menyatakan bahwa penyampaian informasi oleh akun Info Serang tidak objektif dan hanya bertujuan untuk menimbulkan kegaduhan. Ia menegaskan bahwa tarian Bupati Serang adalah bagian dari upaya pelestarian budaya dan tidak ada unsur yang melanggar norma atau etika.

"Kami kecewa dengan cara penyampaian informasi oleh akun Info Serang yang tidak bertanggung jawab. Tarian Bupati adalah bentuk kebudayaan yang harus dihormati, bukan alat untuk menciptakan polemik," ungkap Haris Munandar.

Kelompok tani Padarincang, Kabupaten Serang juga memberikan reaksi beragam atas unggahan akun Info Serang. Para petani secara tegas mengecam postingan akun tersebut yang dinilai menyebarkan berita hoax.

Hingga saat ini, akun Info Serang belum memberikan klarifikasi resmi terkait unggahan yang memuat tarian Bupati Serang. tandas, Haris Munandar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kelompok Tani Padarincang Somasi Dan Tuntut Info Serang Segera Klarifikasi Soal Postingan Tarian Petani

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!