Sabtu, 18 JULI 2026 • 17:14 WIB

Hari Jadi Kabupaten Tangerang 27 Desember: Sejarah Panjang Berdirinya Kota Seribu Industri Sejuta Jasa

Author

Tangerang (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN– Setiap tanggal 27 Desember, masyarakat Kabupaten Tangerang memperingati Hari Jadi Kabupaten Tangerang. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daerah yang kini berkembang menjadi salah satu pusat industri, perdagangan, dan permukiman terbesar di Indonesia.

Kabupaten Tangerang memiliki akar sejarah yang jauh lebih tua dibandingkan tanggal peringatan hari jadinya. Wilayah ini telah menjadi bagian penting dari perjalanan Kesultanan Banten, masa kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan Indonesia. Sabtu, 18 Juli 2026.

Sejarah Tangerang bermula pada pertengahan abad ke-16 ketika Kesultanan Banten memperkuat wilayah perbatasannya dengan Batavia yang dikuasai VOC. Sultan Banten mengutus tiga tokoh atau Tumenggung, yakni Aria Yudhanegara, Aria Wangsakara, dan Aria Jaya Santika, untuk membangun kawasan pertahanan sekaligus pusat pemerintahan di wilayah yang kini dikenal sebagai Tigaraksa.

Baca juga: Hari Jadi Kabupaten Lebak: Menelusuri Sejarah Berdirinya Daerah Tertua di Banten yang Diperingati Setiap 2 Desember

Ketiga tokoh tersebut membangun permukiman, benteng pertahanan, serta mengembangkan kehidupan masyarakat. Dari sinilah lahir kawasan yang kemudian dikenal sebagai Tigaraksa, yang dipercaya berasal dari makna "Tiang Tiga" sebagai penghormatan kepada tiga pemimpin tersebut.

Nama Tangerang diyakini berasal dari kata Tangger"dalam bahasa Sunda yang berarti tanda atau penanda.

Menurut catatan sejarah, Pangeran Soegiri atau Pangeran Sugri, putra Sultan Ageng Tirtayasa, membangun sebuah tugu penanda di tepi Sungai Cisadane sebagai batas wilayah Kesultanan Banten dengan Batavia. Masyarakat kemudian menyebut kawasan tersebut sebagai Tanggerang, yang lambat laun berubah menjadi Tangerang.

Tonggak penting berdirinya pemerintahan Kabupaten Tangerang terjadi pada masa pendudukan Jepang.

Pada 27 Desember 1943, Pemerintah Militer Jepang melalui keputusan Syuutyookan menetapkan pemindahan Jakarta Ken Yakusyo ke Tangerang serta mengganti nama Djakarta Ken menjadi Tangerang Ken.

Baca juga: Hari Jadi Kabupaten Pandeglang: Menelusuri Jejak Sejarah Berdirinya Kota Sejuta Pesona di Ujung Barat Pulau Jawa

Kebijakan tersebut dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan menjadi lebih efektif mengingat luasnya wilayah yang sebelumnya berada di bawah administrasi Kabupaten Jakarta.

Seiring keputusan tersebut, Atik Soeardi diangkat sebagai Bupati Tangerang pertama pada masa pemerintahan Jepang. Peristiwa inilah yang kemudian dijadikan dasar penetapan Hari Jadi Kabupaten Tangerang.

Pada masa kepemimpinan Bupati H. Tadjus Sobirin, bersama DPRD Kabupaten Tangerang, ditetapkan bahwa **27 Desember 1943 menjadi Hari Jadi Kabupaten Tangerang.

Penetapan tersebut dituangkan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 18 Tahun 1984 tanggal 25 Oktober 1984.

Hingga kini tanggal tersebut terus diperingati sebagai hari lahir pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Perjalanan Kabupaten Tangerang juga ditandai dengan sejumlah pemekaran wilayah, antara lain:

27 Februari 1993: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1993, lahir Kota Tangerang sebagai daerah otonom.

* Setelah pemekaran tersebut, pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang dipindahkan dari Kota Tangerang ke Tigaraksa.

26 November 2008: Sebagian wilayah kembali dimekarkan menjadi Kota Tangerang Selatan, yang resmi menjadi daerah otonom.

Pemekaran ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan serta mempercepat pembangunan di wilayah Tangerang Raya.

Saat ini Kabupaten Tangerang dikenal sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia. Berbagai kawasan industri, pusat perdagangan, kawasan permukiman modern, hingga infrastruktur strategis nasional berkembang pesat di wilayah ini.

Kabupaten Tangerang juga mengusung semboyan "Satya Karya Kerta Raharja", yang bermakna bekerja dengan penuh kesetiaan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Polres Metro Tangerang Kota Sabet Juara Umum Lomba PKS dan Juara 2 Pocil Polda Metro Jaya 2026

1. Pertengahan abad ke-16 – Kesultanan Banten mengutus Aria Yudhanegara, Aria Wangsakara, dan Aria Jaya Santika membangun wilayah pertahanan di Tigaraksa.

2. Abad ke-17 – Dibangun tugu "Tangger" sebagai penanda batas wilayah yang menjadi asal-usul nama Tangerang.

3.27 Desember 1943 – Pemerintah Militer Jepang menetapkan pembentukan pemerintahan Tangerang Kenmelalui pemindahan administrasi dari Djakarta Ken.

4. 1945– Kabupaten Tangerang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. 1950 – Keberadaan Kabupaten Tangerang dikukuhkan dalam pembentukan kabupaten di Jawa Barat.

6. 1984 – Hari Jadi Kabupaten Tangerang resmi ditetapkan setiap 27 Desember melalui Perda Nomor 18 Tahun 1984.

7. 1993– Kota Tangerang dimekarkan dan ibu kota Kabupaten Tangerang dipindahkan ke Tigaraksa.

8. 2008 – Kota Tangerang Selatan resmi menjadi daerah otonom hasil pemekaran Kabupaten Tangerang.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang menjadi pengingat bahwa daerah ini memiliki sejarah panjang sejak masa Kesultanan Banten hingga berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Semangat perjuangan para pendiri daerah diharapkan terus menjadi inspirasi dalam membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU