Sabtu, 14 FEBRUARI 2026 • 21:54 WIB

Profil Lengkap Kota Serang: Letak Geografis, Batas Wilayah Administrasi, Demografi Penduduk

Author

Peta Kota Serang, Banten (Doc.Google)

BANTEN– Sebagai ibu kota Provinsi Banten, Kota Serang memiliki posisi strategis dalam struktur pemerintahan, ekonomi, dan perkembangan kawasan barat Pulau Jawa. Kota ini tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan provinsi, tetapi juga simpul pertumbuhan baru yang terhubung dengan kawasan industri, pelabuhan, serta wilayah metropolitan penyangga Jakarta.

Berikut ulasan lengkap mengenai letak geografis, batas wilayah administrasi, serta kondisi demografi penduduk Kota Serang yang penting diketahui masyarakat dan investor.

Baca juga: Letak Geografis, Batas Wilayah Administratif & Demografi Penduduk Kabupaten Serang Banten

Letak Geografis Kota Serang.

Secara geografis, Kota Serang berada di bagian utara Provinsi Banten dan terletak pada kisaran koordinat 5°99’–6°22’ Lintang Selatan dan 106°07’–106°25’ Bujur Timur, Wilayahnya didominasi oleh dataran rendah dengan ketinggian rata-rata kurang dari 500 meter di atas permukaan laut.

Di sisi utara, Kota Serang berbatasan langsung dengan perairan Teluk Banten, yang menjadi akses penting menuju jalur pelayaran di Laut Jawa. Letak ini menjadikan Serang memiliki potensi pengembangan sektor maritim, perikanan, dan pariwisata pesisir.

Dari sisi konektivitas, Kota Serang dilalui jalur strategis nasional yang menghubungkan Jakarta–Merak. Akses transportasi darat diperkuat dengan jalan tol Trans Jawa ruas Tangerang–Merak, serta jalur kereta api lintas barat Pulau Jawa. Posisi ini mempertegas peran Serang sebagai gerbang utama menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak.

Baca juga: Kapolres Metro Tangerang Kota Raih Satyalancana Wira Karya dari Presiden

Luas Wilayah dan Karakter Topografi

Kota Serang memiliki luas wilayah sekitar 266,71 kilometer persegi. Karakter wilayahnya terdiri dari:

* Dataran rendah pesisir di bagian utara

* Area persawahan dan lahan pertanian di wilayah tengah

* Perbukitan landai di bagian selatan

Beberapa sungai kecil melintasi wilayah kota yang bermuara ke Teluk Banten. Kondisi geografis ini mempengaruhi pola permukiman dan pengembangan kawasan industri maupun perumahan.

Batas Wilayah Administrasi

Secara administratif, batas wilayah Kota Serang adalah sebagai berikut:

Utara: Teluk Banten

Timur: Kabupaten Serang

Selatan: Kabupaten Serang

Barat: Kabupaten Serang

Secara geografis, Kota Serang dikelilingi oleh wilayah Kabupaten Serang di tiga sisi, sehingga membentuk struktur semi-enklave. Kondisi ini membuat koordinasi pembangunan antarwilayah menjadi faktor penting dalam perencanaan tata ruang regional.

Struktur Pemerintahan dan Wilayah Administratif.

Dalam struktur pemerintahan daerah, Kota Serang terbagi menjadi:

6 Kecamatan da 67 Kelurahan

Enam kecamatan tersebut meliputi:

1. Kecamatan Serang

2. Kecamatan Cipocok Jaya

3. Kecamatan Curug

4. Kecamatan Kasemen

5. Kecamatan Taktakan

6. Kecamatan Walantaka

Setiap kecamatan memiliki karakteristik wilayah yang berbeda, mulai dari kawasan pemerintahan, pendidikan, permukiman padat, hingga wilayah pertanian dan pesisir.

Demografi Penduduk Kota Serang.

Berdasarkan data statistik terbaru, jumlah penduduk Kota Serang telah mencapai kisaran **lebih dari 730 ribu jiwa** dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingkat pertumbuhan yang stabil setiap tahunnya.

Komposisi Penduduk

* Komposisi laki-laki dan perempuan relatif seimbang

* Mayoritas penduduk berada pada usia produktif

* Tingkat urbanisasi meningkat seiring perkembangan perumahan dan pusat ekonomi.

Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh migrasi dari daerah sekitar, terutama karena Kota Serang menjadi pusat pemerintahan dan layanan publik di Provinsi Banten.

Kondisi Sosial dan Ekonomi.

Sebagai ibu kota provinsi, struktur ekonomi Kota Serang didominasi oleh:

* Sektor pemerintahan dan jasa

* Perdagangan dan UMKM

* Pendidikan dan layanan kesehatan

* Industri kecil dan menengah

Selain itu, Kota Serang juga memiliki potensi wisata sejarah seperti kawasan Banten Lama serta wisata religi dan budaya yang menjadi daya tarik regional.

Tantangan dan Prospek Pembangunan

Dengan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang terus meningkat, Kota Serang menghadapi beberapa tantangan, antara lain:

* Pengendalian tata ruang dan alih fungsi lahan

* Penyediaan infrastruktur air bersih dan sanitasi

* Pengurangan kawasan rawan banjir

* Penguatan transportasi publik

Namun di sisi lain, letak geografis yang strategis dan status sebagai ibu kota provinsi memberikan peluang besar bagi pengembangan investasi, kawasan bisnis, serta pembangunan berkelanjutan berbasis wilayah pesisir.

Sebagai ibu kota Provinsi Banten, Kota Serang memiliki posisi geografis yang strategis, berbatasan langsung dengan Teluk Banten serta dikelilingi Kabupaten Serang. Dengan luas wilayah sekitar 266,71 km² dan jumlah penduduk lebih dari 730 ribu jiwa, kota ini terus berkembang menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan layanan publik di wilayah barat Pulau Jawa.

Ke depan, pengelolaan tata ruang dan penguatan infrastruktur menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan keberlanjutan pembangunan di Kota Serang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU