Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 15:27 WIB

Informasi Soal Pembukaan Bendung Sindangheula Hoax, Kondisi Masih Normal

Author

Bendung Sindangheula, Padarincang, Kab.Serang, Banten (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian melalui Unit Pengelola Bendungan Sindangheula mengeluarkan rilis terkait informasi yang bereda di masyarakat bahwa bendungan akan di buka akibat terjadi debit air yang meningkat, namun informasi tersebut di bantah pihak BPBD Banten, bahwa saat ini kondisi air di bendung Sindangheula dalam kondisi normal.

Pihak BBWS3 menyampaikan terus melakukan pemantauan intensif terhadap Tinggi Muka Air (TMA) tampungan Bendungan Sindangheula. Intensitas hujan yang tinggi sejak 17-18 Desember 2025, menunjukan kenaikan pada muka air pada waduk.

Berdasarkan hasil pemantauan terkini, Kamis, 18 Desember 2025, Pukul 12.10 WIB, Tinggi Muka Air Bendungan Sindangheula tercatat pada elevasi +106,840 mdpl, atau sekitar 20 cm di atas elevasi puncak pelimpah (+106,613 mdpl). Kondisi tersebut menyebabkan air melimpas melalui mercu spillway, namun tidak melimpas pada tubuh bendungan, sehingga tetap dalam batas normal pola operasi bendungan.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Tiga Daerah Dibanten Mengalami Banjir

Baca juga: KPK Lakukan OTT Lima Orang APH Di Banten Dini Hari Tadi

Limpasan yang terjadi merupakan bagian dari mekanisme pengamanan bendungan dalam menghadapi curah hujan, dan seluruh aliran air dapat dialirkan secara terkendali. Dari kapasitas tampungan sebesar 9.987.023,88 m³ saat ini total tampungan terisi sebesar 10.250.002,57 m³.

Status Bendungan Sindangheula saat ini adalah Limpas (Normal). Seluruh instrumen pemantauan berfungsi dengan baik dan pengelolaan bendungan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kepala BBWS C3, Dedi Yudha Lesmana memastikan Unit Pengelola Bendungan Sindangheula terus melakukan pemantauan intensif dan pola operasi yang sesuai. Kamis, 18 Desember 2025.

“Sebagai langkah antisipatif, kami terus meningkatkan kesiapsiagaan, melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca, debit inflow dan outflow, serta berkoordinasi dengan instansi terkait (BPPD, Dinas PU, Basarnas) untuk antisipasi terhadap potensi Banjir,”

Kepala Balai menambahkan, masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun tetap siaga, mengikuti informasi dari sumber resmi, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU