BANTEN- Data Kementerian Sosial (Kemensos) ada sebanyak 1.500 masyarakat Kota Serang yang terindikasi judi online (judol). Selain ribuan masyarakat Kota Serang yang terindikasi judol, data Kementrian Sosial juga mencatat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Serang juga terjerat gila judol. Jumat 12 September 2025.
Kepala Dinsos Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi mengatakan atas dasar itu, Dinsos Kota Serang telah menonaktifkan bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk masyarakat yang terjerat judol.
Untuk di ketahui Bantuan KKS Dinsos (Kemensos) adalah program dari Kementerian Sosial melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat kurang mampu.
Baca juga: Gaji Tak Dibayar Berbulan Bulan Pegawai Klinik FM Kibin Serang Sita Aset Klinik
"Mulai saat ini mereka (masyarakat) dinonaktifkan, mereka tidak mendapatkan bantuan KKS karena sudah ada terindikasi mereka ikut judol," katanya kepada awak media, Kamis 11 September 2025.
Sedangkan untuk antisipasi kedepan, pihaknya akan melakukan Ground check DTSEN (verifikasi ulang penerima manfaat) agar bantuan KKS tepat sasaran.
Saat ini teman-teman PKH sedang Ground check DTSEN agar penerima tepat sasaran," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan