Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 APRIL 2026 • 15:01 WIB

Menelusuri Jejak Kolonial di Banten: Warisan Arsitektur yang Masih Berdiri Tegak

Menelusuri Jejak Kolonial di Banten: Warisan Arsitektur yang Masih Berdiri TegakBangunan Kolonial di Pendopo Lama Provinsi Banten (Doc.Google)

BANTEN — Provinsi Banten menyimpan jejak panjang sejarah kolonial yang masih dapat ditelusuri melalui berbagai bangunan bersejarah. Dari masa kejayaan Kesultanan hingga kedatangan bangsa Eropa seperti Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), sejumlah bangunan peninggalan kolonial tetap berdiri dan menjadi saksi bisu perjalanan waktu. Senin, 13 April 2026.

Baca juga: Jejak Arsitektur Kolonial di Tangerang Selatan: Warisan Sejarah yang Masih Tersisa

Berikut beberapa bangunan kolonial ternama di wilayah Banten yang masih dapat dijumpai hingga kini:

1. Benteng Speelwijk

Terletak di kawasan Banten Lama, Benteng Speelwijk merupakan benteng peninggalan VOC yang dibangun pada abad ke-17. Benteng ini dahulu berfungsi sebagai pusat pertahanan sekaligus pengawasan aktivitas pelabuhan Banten yang kala itu sangat strategis.

2. Gedung Eks Karesidenan Banten

Masih berada di wilayah Serang, bangunan ini dulunya menjadi pusat administrasi pemerintahan kolonial Belanda. Gedung Eks Karesidenan Banten memiliki arsitektur khas Eropa dengan pilar besar dan jendela tinggi, mencerminkan gaya neoklasik yang populer pada masa itu.

Baca juga: Tergerus Zaman, Warisan Kolonial di Kota Tangerang di Ambang Dilupakan

3. Stasiun Rangkasbitung

Di wilayah Rangkasbitung, Stasiun Rangkasbitung menjadi salah satu peninggalan kolonial yang masih aktif digunakan. Dibangun pada era Hindia Belanda, stasiun ini menjadi bagian penting jalur transportasi kereta api yang menghubungkan Banten dengan Batavia (kini Jakarta).

4. Rumah Dinas Residen Lebak (Multatuli)

Bangunan bersejarah ini terkait erat dengan sosok Eduard Douwes Dekker atau Multatuli. Museum Multatuli yang kini berdiri di lokasi tersebut dulunya merupakan rumah dinas Residen Lebak. Tempat ini menjadi simbol kritik terhadap praktik kolonial melalui karya sastra “Max Havelaar”.

Baca juga: Jejak Bangunan Kolonial di Kabupaten Tangerang, Warisan Sejarah yang Masih Bertahan

5. Menara Syahbandar Banten

Menara Syahbandar Banten merupakan bangunan pengawas pelabuhan yang digunakan pada masa kolonial untuk memantau lalu lintas kapal. Letaknya yang strategis menunjukkan pentingnya Banten sebagai jalur perdagangan internasional pada masa lampau.

6. Gereja Katolik Kristus Raja Serang

Di pusat Kota Serang, Gereja Katolik Kristus Raja Serang menjadi salah satu peninggalan kolonial dengan fungsi keagamaan. Arsitekturnya sederhana namun mencerminkan gaya bangunan kolonial Eropa yang fungsional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menelusuri Jejak Kolonial di Banten: Warisan Arsitektur yang Masih Berdiri Tegak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!