Penanganan wisatawan yang alami kejang oleh petugas kepolisian Polda Banten (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN– Respons cepat dan kepedulian ditunjukkan oleh personel Biddokkes Polda Banten saat menangani seorang anak wisatawan yang mengalami kejang-kejang di kawasan Pantai Anyer pada Selasa, 24 Maret 2026.
Korban diketahui bernama Siti Fadlah (10), warga Kasemen, yang tiba-tiba mengalami kejang saat berada di lokasi wisata. Berdasarkan keterangan, sebelumnya korban telah mengalami demam, namun tetap beraktivitas di bawah cuaca panas hingga akhirnya memicu kejang, yang juga dipengaruhi oleh riwayat epilepsi yang dimilikinya.
Mengetahui kejadian tersebut, masyarakat segera meminta pertolongan kepada personel Biddokkes Polda Banten yang tengah bersiaga. Tanpa menunggu lama, tim medis langsung memberikan penanganan awal di lokasi untuk mengendalikan kondisi korban.
Baca juga: 25.332 Kendaraan Telah Lakukan Perjalan Balik Melalu Pelabuhan Bakauheni Lampung
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, tim dokter dan tenaga kesehatan memutuskan untuk merujuk korban ke Puskesmas Anyer guna mendapatkan penanganan lebih lanjut dengan fasilitas medis yang lebih lengkap. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan terukur demi memastikan keselamatan korban.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan memang diprioritaskan untuk memberikan rasa aman sekaligus pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Kesigapan personel dalam menangani kondisi darurat seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi medis yang membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.
Baca juga: Satu Awak Kapal Tangker BAO YUAN LING Darurat Medis di Perairan Cigading
Ia juga mengingatkan kepada para orang tua agar lebih waspada terhadap kondisi kesehatan anak, terutama saat beraktivitas di area terbuka dengan suhu tinggi. “Kami mengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua, tidak mengabaikan kondisi kesehatan anak. Jika anak dalam keadaan kurang sehat, sebaiknya tidak dipaksakan untuk beraktivitas di luar ruangan, guna mencegah risiko yang dapat membahayakan,” tambahnya.
Baca juga: Satu Wisatawan Terseret Arus Pantai Kayakas Pulo Manuk Bayah
Melalui kejadian ini, Polda Banten kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam aspek kemanusiaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan