Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 10:23 WIB

Satu Tahun Dibawah Kepemimpinan Budi–Agis, Toleransi di Kota Serang Kian Terjaga Lewat Kirab Budaya Lintas Iman

Satu Tahun Dibawah Kepemimpinan Budi–Agis, Toleransi di Kota Serang Kian Terjaga Lewat Kirab Budaya Lintas ImanKirab Budaya lintas Agama Kota Serang sambut Imlek dan Ramadan 2026. (Doc. Mamo Erfanto)

BANTEN – Semangat kebhinekaan dan persaudaraan lintas agama terasa begitu kuat dalam Kirab dan Pentas Seni Budaya Lintas Etnis, Suku, dan Agama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Serang di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Minggu, 19 Februari 2026.

Mengusung tema “Merawat Kebhinekaan, Meneguhkan Persaudaraan Lintas Agama Melalui Budaya”, kegiatan ini menjadi momentum istimewa dalam menyambut Ramadan 1447 H yang beriringan dengan Tahun Baru Imlek 2577/2026. 

Lebih dari sekadar agenda budaya, perhelatan ini menjadi cerminan nyata satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi–Agis, dalam menjaga harmoni dan toleransi di Kota Serang.

Baca juga: Wagub Banten Akan Turun Langsung Bila Ada Balap Liar Selama Bulan Ramadan

Kirab berlangsung meriah. Perwakilan umat Islam, Hindu, Buddha, Kristen, dan Khonghucu tampil memukau dalam parade budaya lintas iman. Aneka busana adat, pertunjukan seni tradisional, hingga atraksi budaya memperlihatkan keberagaman yang hidup berdampingan secara damai di Kota Serang.

Ketua FKUB Kota Serang, KH Matin Syarkowi, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan identitas Kota Serang sebagai daerah majemuk yang rukun dan terbuka.

Ia mengingatkan, sejarah panjang Kesultanan Banten telah membuktikan keterbukaan masyarakat Banten terhadap perbedaan sejak masa lampau. Kejayaan Pelabuhan Karangantu sebagai pelabuhan internasional menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Banten telah lama hidup dalam harmoni dan interaksi lintas budaya.

“Sejak dahulu kala di Kesultanan Banten ini sudah hidup harmoni, saling memahami, dan saling mendukung. Itu bukti masyarakat Banten sangat terbuka,” ujarnya.

Baca juga: Enam Jalur Wisata Di Banten Dapat Perbaikan Jelang Arus

Menurutnya, keberagaman di Kota Serang bukan hanya realitas sosial, melainkan modal besar dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing. “Berbeda itu indah. Perbedaan justru menjadi potensi untuk kita bersatu,” ujarnya. 

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, keberagaman suku dan agama di Kota Serang sudah ada sejak dulu. Melalui kegiatan ini, menunjukkan sekaligus membuktikan bahwa masyarakat Kota Serang memiliki toleransi yang tinggi serta saling menghormati antar umat beragama. 

"Alhamdulillah, acara ini lancar dan semua masyarakat dari berbagai suku dan agama ikut merayakan. Kita semua sama, warga Kota Serang, dan tidak memandang suku maupun agama, semua toleransi dan saling menghormati," katanya.

Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia menegaskan kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen kepemimpinan Budi–Agis dalam melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan agama, budaya, maupun ras.

“Ini adalah bukti nyata bahwa Pemkot melayani seluruh agama, seluruh budaya, seluruh ras. Kita tidak akan membedakan. Kita akan terus menjaga toleransi dan hubungan umat beragama di Kota Serang,” ujarnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satu Tahun Dibawah Kepemimpinan Budi–Agis, Toleransi di Kota Serang Kian Terjaga Lewat Kirab Budaya Lintas Iman

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!