Peta Kota Cilegon, Banten (Doc.Google)
BANTEN – Kota Cilegon merupakan salah satu kota strategis di Provinsi Banten yang dikenal sebagai pusat industri berat nasional. Kota ini memiliki posisi geografis yang sangat penting karena berada di jalur penghubung utama antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Selain dikenal sebagai “Kota Baja”, Cilegon juga berkembang sebagai kawasan perdagangan, jasa, serta pintu gerbang transportasi laut menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak.
Letak Geografis Kota Cilegon
Secara geografis, Kota Cilegon terletak di bagian barat laut Pulau Jawa dan berbatasan langsung dengan Selat Sunda. Kota ini berada pada koordinat sekitar 5°52’ – 6°04’ Lintang Selatan dan 105°54’ – 106°05’ Bujur Timur.
Baca juga: Profil Lengkap Kota Serang: Letak Geografis, Batas Wilayah Administrasi, Demografi Penduduk
Posisi ini menjadikan Cilegon sebagai wilayah yang sangat strategis dalam jalur pelayaran nasional maupun internasional. Aktivitas industri dan distribusi logistik di kota ini didukung oleh akses laut yang menghubungkan Jawa dan Sumatera.
Secara topografi, wilayah Cilegon terdiri dari dataran rendah di bagian pesisir hingga perbukitan di bagian selatan dan timur. Kondisi ini membuat Cilegon memiliki variasi bentang alam yang cukup beragam.
Batas Wilayah Administrasi Kota Cilegon.
Secara administratif, Kota Cilegon berbatasan dengan:
Sebelah Utara: Kecamatan Bojonegara (Kabupaten Serang)
Sebelah Barat: Selat Sunda
Sebelah Selatan: Kecamatan Anyer dan Mancak (Kabupaten Serang)
Sebelah Timur: Kecamatan Kramatwatu (Kabupaten Serang)
Menariknya, hampir seluruh batas darat Kota Cilegon dikelilingi oleh wilayah Kabupaten Serang. Hal ini menjadikan Cilegon seperti semi-enklave di tengah wilayah kabupaten tersebut.
Baca juga: Letak Geografis, Batas Wilayah Administratif & Demografi Penduduk Kabupaten Serang Banten
Kota Cilegon resmi menjadi daerah otonom berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999, yang memisahkannya dari Kabupaten Serang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan