Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 11:17 WIB

Jelang Imlek: Mengenal Perajin Kue Keranjang Ong Thian Bie di Kota Serang Sejak 1960

Jelang Imlek: Mengenal Perajin Kue Keranjang Ong Thian Bie di Kota Serang Sejak 1960Kue Keranjang Ong Thian Bie di Kota Serang, Banten (Doc.Sammy Kabar Banten)

BANTEN – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, aktivitas di rumah perajin kue keranjang milik keluarga Ong Thian Bie di Kota Serang, Banten, mulai tampak semakin padat. Rumah produksi kue tradisional Imlek yang telah berdiri sejak 1960 ini menjadi salah satu tujuan utama warga Tionghoa untuk mendapatkan kue keranjang berkualitas di wilayah Kota Serang.

Kue keranjang atau tutun merupakan hidangan wajib yang selalu hadir saat perayaan Imlek. Di Kota Serang, nama Ong Thian Bie sudah dikenal lintas generasi sebagai pembuat kue keranjang dengan cita rasa khas dan kualitas terjaga.

Baca juga: Cuci Rupang Tradisi Umat Tionghoa Rangkasbitung Jelang Imlek

Perayaan Imlek yang tinggal menghitung hari membuat pesanan kue keranjang meningkat drastis. Menariknya, kue ini hanya diproduksi satu kali dalam setahun, tepat menjelang Tahun Baru Imlek. Di luar momen tersebut, produksi kue keranjang dihentikan.

Tak hanya diminati warga lokal Banten, kue keranjang Ong Thian Bie juga banyak dipesan konsumen dari luar daerah seperti Jakarta, Bogor, Bandung, hingga Medan. Bahkan, sebagian pelanggan telah memesan sejak jauh-jauh hari.

Lusiana, salah satu pembuat kue keranjang Ong Thian Bie, mengungkapkan bahwa menjelang Imlek, seluruh keluarga sudah disibukkan dengan proses produksi.

“Menjelang Imlek, kami sudah mulai sibuk. Pesanan datang dari berbagai daerah dan hampir setiap hari ada permintaan,” ujarnya.

Menurut Lusiana, kualitas kue keranjang Ong Thian Bie terjaga karena proses pembuatannya dilakukan secara tradisional tanpa bahan pengawet. Bahan dasar kue diendapkan selama 20 hari, kemudian dikukus hingga 12 jam agar menghasilkan tekstur kenyal dan rasa yang khas.

Baca juga: Sejarah Sunan Gunung Jati dan Vihara Avalokitesvara Banten Lama

“Kue ini bisa bertahan hingga berbulan-bulan meskipun tanpa pengawet. Itulah yang membuat pelanggan tetap setia,” jelasnya.

Dalam satu musim produksi menjelang Imlek, keluarga Ong Thian Bie mampu memproduksi antara 5 hingga 10 ton kue keranjang. Kue yang terbuat dari tepung beras ketan dan gula ini menjadi simbol harapan manis dan keberuntungan di tahun baru.

Untuk memenuhi tingginya permintaan, kini keluarga Ong Thian Bie telah mempekerjakan puluhan pegawai. Bagi masyarakat yang ingin mencicipi kue keranjang legendaris ini, produksinya hanya bisa ditemukan langsung di Kota Serang, menjelang perayaan Imlek.

Tradisi pembuatan kue keranjang Ong Thian Bie tidak hanya menjaga cita rasa khas Imlek, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya Tionghoa yang terus hidup dan lestari di Kota Serang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jelang Imlek: Mengenal Perajin Kue Keranjang Ong Thian Bie di Kota Serang Sejak 1960

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!