Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 05 JANUARI 2026 • 12:50 WIB

Sisa Darah Dalam Pisau TSK Ungkap Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS Kota Cilegon

Sisa Darah Dalam Pisau TSK Ungkap Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS Kota CilegonKeterangan pers Polda Banten bersama Polres Cilegon terkait pengungkapan tersangka pembunuhan anak Politisi PKS (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Sisa Darah dalam pisau yang digunakan tersangka dalam aksi di TKP ketiga awal mula terungkapnya kasus pembunuhan anak politisi PKS Kota Cilegon.

HA (31) tersangka pembunuban MA (9) anak Maman Suherman diamankan pihak kepolisian saat melakukan aksi ketiga di rumah salah satu matan anggota Dewan Kota Cilegon di wilayah Ciwedus.

Bermula dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengungkap pembunuh anak polisiti PKS Kota Cilegon pada 16 Desember 2025. Dari barang bukti pisau yang di gunakan pelaku pada TKP ketiga tersebut masih menempel darah milik korban MA (9) dan diketahui DNA sama persis dengan milik korban MA (9) tahun. 

Dirkrimum Polda Banten Kombes Dian Setyawan saat keterangan pers menegaskan bahwa motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban ialah karena saat korban akan di ikat agar tidak berteriak korban melakukan perlawanan. Senin, 5 Januari 2026.

"Korban sempat melawan dengan menendang kemaluan pelaku saat akan di ikat. Oleh karena itu pelaku menghabisi nyawa korban dengan menusuk korban sebanyak sembilan kali,"

Terungkap bahwa pelaku melalukan aksinya akibat terlilit hutang di perbankan dan koperisi tempatnya berkerja akibat kalah bermain treding jelas Dian.

Baca juga: Tujuh Ribu Pakaian Baru dari Brand Lokal Banten Dikirim untuk Warga Aceh

Baca juga: Wakil Wali Kota Serang Cek Kebutuhan Korban Banjir

Lebih lanjut Dian menjelaskan saat melakukan aksi pelaku menyasar rumah korban secara acak dengan cara menekan bel rumah pelaku untuk memastikan kondisi rumah korban. Dan pada TKP pertama yakni rumah korban Maman Suherman pelaku menekan bel rumah sebanyak empat kali, karena tidak ada respon, kemudian pelaku masuk dengan cara meloncati pagar. Setelah masuk pelaku langsung mengincar brangkas yang berada di lantai satu.

"Setelah masuk rumah, pelaku langsung mengincar brangkas yang berada di lantai satu, pelaku sempat mengotak atik brangkas mencoba untuk membuka, namun tidak dapat membuka, kemudian pelaku naik kelantai dua dan ketemu korban yang tengah asik bermain handpone di dalam kamar. Pelaku sempat menanyakan keberadaan orang tua korban sedang dimana, dan sempat di jawab korban bahwa orang tua mereka sedang keluar, kemudian pelaku menanyakan soal kunci berangkas dan dijawab korban mungkin kakak yang tahu,"

Setelah itu pelaku mengarah ke kamar kakak korban dengan membawa sang korban, namun saat akan di ikat dengan lakban korban melawan dengan cara menendang kemaluan tersangka sebanyak dua kali dan membuat pelaku kemudian melakukan penusukan kepada korban.

Setelah melakukan aksi pembunuhan pelaku kemudian melarikan diri tanpa membawa barang barang berharga milik korban seperti hanphone sebanyak 4 unit yang berada di atas kasur.

Dian menegaskan bahwa pelaku saat melakukan aksinya memang menyasar brangkas milik korban. karena tidak memiliki akses untuk membuka kemudian pelaku melarikan diri meski sempat menggeser posisi brangkas.

Setelah melakukan aksi pada TKP pertama di tanggal 16 Desember 2025, pelaku melakukan aksi kedua pada tanggal 28 Desember 2025 di rumah mantan anggota Dewan di Kelurahan Ciwedus, karena merasa aman pelaku kemudian melakukan aksi dirumah yang sama pada tanggal 2 Januari 2026, namun aksi HA (31) di ketahui oleh pembantu rumah kemudian lakukan penangkapan.

"Pada aksi ketiga saat pelaku ingin melarikan diri karena ketahuan, pelaku sempat membuang tas yang di bawa dan dari kejadian tersebutlah terungkap pelaku pembunuhan anak politisi pks," jelas Dian.

Dari penyelidikan lebih lanjut diketahui pisau yang digunakan pelaku pada aksi ketiga sama dengan pisau yang digunakan tersangka pada aksi pertama dirumah Maman Suherman yang mengakibatkan MA(9) meninggal dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sisa Darah Dalam Pisau TSK Ungkap Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS Kota Cilegon

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!