Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 DESEMBER 2025 • 12:39 WIB

Wakil Walikota Serang Teleconference Dengan Pekerja Migram Asal Kota Serang di Jepang

Wakil Walikota Serang Teleconference Dengan Pekerja Migram Asal Kota Serang di JepangWakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia saat teleconference dengan PMI di Jepang (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Wakil Wali Serang lalukan teleconference bersama puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Serang yang saat ini bekerja di Jepang. Untuk memastikan kondisi para PMI berjalan baik dan lancar selama bekerja di luar negeri.

Dalam teleconference perwakilan PMI mengaku merasa senang dan betah bekerja di Jepang, lantaran upah yang diterima tergolong tinggi, bahkan mencapai Rp25 juta per bulan. Minggu, 14 Desember 2025 sore.

Teleconference berlangsung lebih dari satu jam. Para PMI mendapat kesempatan untuk menceritakan pengalaman mereka selama bekerja di Jepang, termasuk menjelaskan besaran gaji pokok yang diterima setiap bulan. Dari pengakuan para PMI, upah yang diterima berkisar antara Rp22 juta hingga Rp27 juta per bulan.

Komunikasi dua arah antara Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia dengan para PMI berlangsung lancar. Beragam pertanyaan dilontarkan, mulai dari asal daerah PMI, kondisi cuaca di Jepang, hingga sistem kerja dan besaran upah yang diterima.

Para PMI mengaku betah bekerja di Jepang karena sistem kerja yang disiplin dan upah yang cukup besar. Bahkan, Agis sempat diajak melihat kondisi sekitar tempat tinggal dan kerja para PMI melalui layar teleconference.

“Bagaimana keadaannya di sana? Betah tidak? Berapa upah yang diterima?” tanya Agis, yang dijawab serempak bahwa seluruh PMI dalam kondisi baik.

Mendengar upah PMI yang tembus hingga Rp25 juta per bulan, Agis pun sempat melontarkan candaan.

“Gaji kalian ternyata lebih besar daripada saya, gaji saya cuma sekitar 20 persennya saja,” ujar Agis, yang disambut senyum para PMI dan peserta teleconference di ruang Diskominfo.

Baca juga: Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang Diwilayah Banten

Baca juga: Cyber Security Exercise 2025 Diterapkan Di Bandara Soetta Jelang Nataru

Meski demikian, Agis mengaku sangat senang dapat mendengar langsung kabar baik dari para PMI asal Kota Serang.

“Tetap semangat, tetap fokus bekerja, dan jaga nama baik Kota Serang di sana,” pesan Agis.

Dalam suasana akrab, komunikasi pun tak jarang diselingi bahasa Jaseng (Jawa Serang), membuat suasana semakin hangat.

“Pada kangen tidak sama kampung halaman? Kangen Alun-alun Serang? Kangen Pantai Gope?” tanya Agis, yang dijawab kompak dengan anggukan para PMI di Jepang.

Salah satu PMI asal Ciracas, Kota Serang, Afni Sofiyan, mengaku baru tiga bulan bekerja di Osaka, Jepang, sebagai perawat. Ia mengaku senang bisa bekerja di luar negeri meski harus beradaptasi dengan perbedaan cuaca yang ekstrem.

“Saya senang bekerja di sini. Kondisi saya baik, hanya perlu membiasakan diri karena cuacanya cukup ekstrem, bahkan bersalju,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wakil Walikota Serang Teleconference Dengan Pekerja Migram Asal Kota Serang di Jepang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!