Pengurus PWNU Banten (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten menggelar rapat internal pada Senin (1/12) di Kantor PWNU Banten sebagai respons atas dinamika di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Rapat ini dihadiri oleh Rois Syuriah PWNU Banten KH. Ahmad Syatibi Hambali, Katib PWNU Banten KH. Husnul Aqib Amin, Ketua PWNU Banten KH. Hafis Gunawan, dan Sekretaris PWNU Banten H. Amad Nuri.
PWNU Banten menyerukan pentingnya islah (perdamaian) dan penyelesaian konflik secara bermartabat melalui mekanisme organisasi yang berlandaskan nilai-nilai tasamuh, tawazun, dan ukhuwah nahdliyah. "Menjaga marwah organisasi jauh lebih utama daripada mempertahankan kepentingan yang berpotensi memecah belah," kata Rais Syuriah PWNU Banten KH. Ahmad Syatibi Hambali.
Seruan islah ini sejalan dengan taushiyah dan arahan para kiai sepuh dalam pertemuan di Ploso, yang menekankan pentingnya persatuan, menjaga marwah jam'iyyah, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan.
Baca juga: Antisipasi Banjir Relawan Sungai Cibanten Kembali Bersih Bersih Sungai
Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan Astra Tol Tangerang-Merak gelar Road Safety Campaign
PWNU Banten mengimbau seluruh pengurus, kader, dan warga nahdliyin untuk menjaga ketenangan, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana, dan tetap fokus pada penguatan peran sosial-keagamaan di tengah masyarakat.
Dengan seruan islah ini, PWNU Banten berharap konflik di PBNU dapat segera diselesaikan secara damai, arif, dan penuh hikmah, sesuai teladan para kiai sepuh sebagaimana pertemuan di Ploso.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan