Selasa, 21 JULI 2026 • 13:20 WIB

Daftar Situs Warisan Cagar Budaya di Kota Tangerang yang Masih Dilindungi, Jejak Sejarah Multikultural Banten

Author

Masjid dan Makam Jami Kalipasir Kota Tangerang (Doc.Mamo Erfanto)

BANTENKota Tangerang menyimpan beragam situs warisan cagar budaya yang menjadi saksi perjalanan sejarah, perkembangan perdagangan, penyebaran agama, hingga kehidupan masyarakat multietnis sejak masa Kesultanan Banten, kolonial Belanda, hingga Indonesia modern. Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan upaya pelestarian melalui penetapan objek cagar budaya berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018. Selasa, 21 Juli 2026.

Hingga saat ini, terdapat **24 objek cagar budaya yang telah ditetapkan dan dilindungi**, terdiri atas kawasan, bangunan, struktur, dan situs bersejarah. Seluruhnya memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan. 

Baca juga: Daftar Situs Warisan Cagar Budaya di Kabupaten Tangerang yang Masih Dilindungi, Menyimpan Jejak Sejarah Kesultanan hingga Kolonial

1. Kawasan Pasar Lama

Kawasan bersejarah yang menjadi pusat perdagangan sejak zaman kolonial. Pasar Lama juga menjadi simbol akulturasi budaya Tionghoa, Betawi, Sunda, dan masyarakat pribumi yang masih bertahan hingga kini.

2. Masjid dan Makam Jami Kalipasir

Masjid tertua di Kota Tangerang yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-17. Arsitekturnya memadukan unsur Islam, Tionghoa, dan Nusantara sehingga menjadi ikon toleransi antarumat beragama.

3. Klenteng Boen Tek Bio

Klenteng tertua di Tangerang yang berdiri sejak tahun 1684. Bangunan ini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Tionghoa Benteng sekaligus salah satu ikon wisata sejarah Kota Tangerang.

4. Benteng Heritage

Rumah bergaya arsitektur Tionghoa tradisional yang kini difungsikan sebagai museum. Bangunan ini menyimpan berbagai koleksi sejarah komunitas Tionghoa Benteng.

Baca juga: Daftar Situs Warisan Cagar Budaya di Kabupaten Lebak yang Masih Dilindungi Hingga Saat Ini

5. Stasiun Kereta Api Tangerang

Stasiun peninggalan pemerintah Hindia Belanda yang hingga kini masih beroperasi sebagai salah satu simpul transportasi masyarakat.

6. Lembaga Pemasyarakatan Anak Pria

7. Lembaga Pemasyarakatan Anak Wanita

8. Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA

Ketiga bangunan tersebut merupakan kompleks pemasyarakatan peninggalan kolonial yang memiliki nilai sejarah dalam perkembangan sistem hukum di Indonesia.

9. Klenteng Boen San Bio

Tempat ibadah masyarakat Tionghoa yang telah berdiri sejak masa kolonial dan masih aktif digunakan hingga sekarang.

10. Petak Sembilan Pasar Lama

Kawasan perdagangan tua yang menjadi bagian penting perkembangan ekonomi Kota Tangerang sejak ratusan tahun lalu.

11. Rumah Dinas Bekas Wakil Direktur Lapas Anak Pria

12. Rumah Dinas Pegawai Lapas Anak Pria

Kedua bangunan tersebut masih mempertahankan karakter arsitektur kolonial Belanda.

Baca juga: 4 Situs Warisan Cagar Budaya di Kabupaten Pandeglang yang Masih Dilindungi

13. Gedung Gede

Bangunan bersejarah yang menjadi salah satu peninggalan pemerintahan kolonial di wilayah Ciledug.

14. Rumah Arsitektur Tionghoa Tan Su Ek

15. Rumah Arsitektur Tionghoa Lim Tian Tiang

Dua rumah ini menjadi contoh pelestarian arsitektur permukiman masyarakat Tionghoa Benteng yang memiliki nilai historis tinggi.

16. Museum LP Anak Wanita

Museum yang menyimpan berbagai dokumentasi sejarah sistem pemasyarakatan di Indonesia.

17. Pabrik Kecap Tan Giok Seng

Pabrik kecap legendaris yang menjadi bagian sejarah industri rumahan dan kuliner khas Tangerang.

 18. Pintu Hek

Bangunan infrastruktur peninggalan kolonial yang dahulu berfungsi sebagai sistem pengaturan air.

19. Bendungan Pasar Baru

Struktur pengendali air yang dibangun pada masa kolonial Belanda dan masih memiliki fungsi penting hingga sekarang.

20. Makam Raden Aria Santika

Makam tokoh penyebar Islam sekaligus pemimpin wilayah yang dihormati masyarakat Tangerang.

21. Makam Raden Aria Yuda Negara

Situs makam tokoh sejarah yang memiliki peran penting dalam pemerintahan pada masa lampau.

22. Pintu Air Kecil

23. Pintu Air Getek

Kedua bangunan ini merupakan bagian dari sistem irigasi dan pengendalian banjir peninggalan kolonial.

24. Taman Makam Pahlawan Taruna

Situs bersejarah yang menjadi tempat peristirahatan para pejuang bangsa sekaligus simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Warisan Sejarah yang Harus Dijaga

Keberadaan puluhan situs cagar budaya tersebut menunjukkan bahwa Kota Tangerang memiliki sejarah panjang sebagai kawasan perdagangan, permukiman multikultural, dan pusat perkembangan peradaban di wilayah Banten. Pemerintah Kota Tangerang bersama masyarakat terus melakukan upaya pelestarian melalui perlindungan hukum, perawatan bangunan, pemasangan penanda cagar budaya, serta pengembangan kawasan wisata sejarah.

Pelestarian cagar budaya diharapkan tidak hanya menjaga bangunan fisik, tetapi juga mempertahankan nilai sejarah, identitas budaya, serta memperkenalkan warisan leluhur kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU