Jumat, 30 JANUARI 2026 • 17:43 WIB

Penyebab Banjir Tol Merak Curah Hujan Tinggi dan Luapan Sungai Cidurian

Author

Pihak ASTRA Tol Tamer bersama BBWSC3 lakukan evaluasi paska banjir (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak (ASTRA Tol Tamer) menyampaikan bahwa pasca kejadian genangan di sejumlah titik ruas Tol Tangerang–Merak, perusahaan telah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. 

Evaluasi internal tersebut mencakup peninjauan kesiapan infrastruktur drainase, efektivitas sistem pengendalian genangan, pola operasional saat kondisi cuaca ekstrem, serta respons penanganan di lapangan. Hasil evaluasi ini menjadi dasar penguatan langkah mitigasi ke depan, baik dari sisi teknis maupun operasional.

Baca juga: Atlet Paralimpik Peraih Emas Pada ASEAN Para Games 2026 Asal Cilegon Dapat Apresiasi Dari Pemerintah

Selain evaluasi internal, ASTRA Tol Tamer juga melakukan evaluasi dan koordinasi lintas instansi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Koordinasi dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi hidrologi, kapasitas sistem pengendalian banjir, serta keterkaitan antara infrastruktur jalan tol dan infrastruktur sungai di sekitarnya. 

“Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat mitigasi risiko genangan ke depan. Melalui koordinasi lintas instansi, kami berkomitmen menghadirkan penanganan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan demi kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” ujar Rinaldi, Direktur ASTRA Tol Tamer. 

Baca juga: Jln Aip Usman Kota Serang Langganan Banjir Saat Hujan Turun

Berdasarkan hasil evaluasi bersama, penyebab genangan merujuk pada curah hujan ekstrim dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam waktu relatif singkat, disertai luapan Sungai Cidurian yang masuk ke area danau retensi hingga melampaui kapasitas tampung, sebagaimana hasil analisa komprehensif BBWSC3 yang diperkuat dengan temuan kondisi lapangan.

Sebagai tindak lanjut, langkah-langkah antisipatif telah dirumuskan untuk jangka pendek dan jangka panjang, yang akan dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing instansi. Upaya jangka pendek yang dilakukan ASTRA Tol Tamer diantaranya adalah melakukan penguatan tanggul menggunakan metode yang telah disepakati bersama untuk mencegah air limpasan masuk ke Jalur. Pemeliharaan ASTRA Tol Tamer telah menyiagakan tanggul tersebut di beberapa titik potensi genangan di KM 38 arah Jakarta, KM 48 dan KM 70+800 arah Merak. 

Baca juga: Harga Pangan di Pasar Rau Serang Relatif Stabil, Sejumlah Komoditas Justru Turun

ASTRA Tol Tamer berharap melalui sinergi dan koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan, ketahanan infrastruktur jalan tol terhadap risiko genangan dapat terus ditingkatkan. Kepada pengguna jalan, ASTRA Tol Tamer mengimbau untuk selalu memperhatikan informasi lalu lintas terkini, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU