Harga sembakau di pasar induk rau stabil 29/1 (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rau, Kota Serang, terpantau relatif stabil pada Kamis, 29 Januari 2026.
Meski terjadi fluktuasi pada sejumlah komoditas, tidak ditemukan kenaikan harga yang signifikan. Bahkan, beberapa bahan pangan strategis justru mengalami penurunan harga cukup tajam.
Pedagang sayuran dan kebutuhan dapur di kawasan Cangkring Pasar Rau, Asuri, mengatakan pergerakan harga masih dalam batas wajar dan belum memberatkan konsumen. Menurutnya, naik-turunnya harga merupakan hal yang biasa terjadi di pasar tradisional.
“Kalau ada harga yang naik atau turun itu masih wajar. Secara umum harga kebutuhan pokok sekarang masih stabil,” ujar Asuri saat ditemui di kiosnya.
Baca juga: Gubernur Andra Soni Terima Kepala BPS, Perkuat Koordinasi Data Pembangunan
Asuri merinci, penurunan harga paling terasa terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting turun dari Rp45.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Cabai setan atau cengek merah dari Rp60.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, rawit merah turun dari Rp80.000 menjadi Rp55.000 per kilogram dan rawit hijau dari Rp80.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.
Tak hanya cabai, sejumlah sayuran dan bumbu dapur juga mengalami penurunan harga. Bawang merah turun dari Rp50.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Tomat dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kilogram. Kentang turun dari Rp16.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, wortel dari Rp18.000 menjadi Rp15.000 per kilogram, serta daun bawang dari Rp16.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Untuk kol, harga masih stabil di angka Rp8.000 per kilogram.
Baca juga: 240 Personil Amankan Laga Adhyaksa FC vs Sriwijaya FC Berjalan Kondusif
“Yang naik hanya sebagian kecil, seperti buncis dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 per kilogram. Itu karena saat ini banyak dibutuhkan untuk konsumsi MBG,” jelasnya.
Sementara itu, Peri, pedagang ayam potong di Pasar Rau, menyampaikan harga ayam masih stabil di kisaran Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Ayam ukuran kecil dijual sekitar Rp35.000 per kilogram, sedangkan ayam besar Rp36.000 per kilogram. Harga bisa turun hingga Rp33.000 per kilogram untuk pembelian dalam jumlah besar.
“Stok ayam aman dan melimpah. Konsumen juga masih biasa saja, belum ada lonjakan. Biasanya ramai mendekati Ramadan,” kata Peri.
Harga telur ayam ras juga terpantau stabil di kisaran Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram, tergantung kualitas. Pedagang telur di Kios Barokah Cangkring menyebutkan pasokan dari peternak masih lancar dan belum ada indikasi kenaikan harga.
Untuk daging sapi, Amsari, pedagang daging di Pasar Rau, mengatakan harga saat ini berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp135.000 per kilogram. Pembeli dinilai masih normal dan didominasi oleh pelanggan tetap seperti rumah makan dan pedagang bakso.
“Kalau mendekati Lebaran biasanya bisa naik, tapi harapannya tahun ini pasokan lancar supaya harga tetap terjaga,” ujarnya.
Di sisi lain, harga minyak goreng kemasan masih dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). Maemunah, pedagang sembako, mengungkapkan minyak goreng kemasan dijual di kisaran Rp18.000 hingga Rp19.000 per liter akibat distribusi yang berlapis.
“Pasokannya tidak langsung, jadi harganya ikut dari sales. Untungnya juga tidak seberapa,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan