Banten International Stadium (Doc.Antara foto)
BANTEN- Sarana prasarana penunjang Banten International Stadium (BIS) bayak di keluhkan para pecinta sepak bola. Mulai dari fasilitas parkir kendaraan hingga akses jalan masuk yang tidak memadai.
Rahmatulloh warga Kota Serang saat menyaksikan pertandingan Liga Pegadaian Championship antara Adhyaksa FC Banten melawan FC Bekasi City di BIS beberapa waktu lalu mengeluhkan akses masuk stadion yang sempit serta lahan parkir yang tidak memadai. Selasa, 23 September 2025.
"jalannya sempit buat masuk ke stadion,bikin macet, karena yang di dalam bingung nyari tempat parkir, jadi kendaraan pada tertahan di antrian,"
Lebih lanjut Rohman menyampaikan harusnya fasilitas juga di bangun, ini mah stadionya bagus banget tapi jalan ke tempat parkir masih banyak yang tanah.
"coba kalau jalannya lebar, terus tempat parkirnya sudah di cor semen, bagus banget ini stadionya,gak kalah sama stadion stadion di daerah lain," tandasnya.
Sementara Gubernur Banten Andra Soni usai menyaksikan pertandingan Liga Pegadaian Championship antara Adhyaksa FC Banten melawan FC Bekasi City di BIS menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan fokus melengkapi fasilitas penunjang di Banten International Stadium (BIS) seperti akses jalan dan sarana pendukung lainnya. Ia berharap, setelah seluruh fasilitas tersedia dengan baik, BIS dapat menjadi stadion kebanggaan masyarakat Banten.
Baca juga: Pemahaman dan Cara Pengelolaan Dana Desa Bagi Suku Baduy
Baca juga: Pemerintah Kota Serang Tutup Gudang Miras
“Ini harus menjadi konsen kita, karena stadion ini harus kita akui salah satu yang terbaik di Indonesia dari sisi lapangan,” ungkap Andra Soni usai menyaksikan pertandingan Liga Pegadaian Championship antara Adhyaksa FC Banten melawan FC Bekasi City di BIS, Senin (22/9/2025).
“Tapi dari sisi penunjang, kita memang perlu kerja keras lagi agar stadion ini bisa lebih membanggakan warga Banten,” tambahnya.
Pada pertandingan Adhyaksa FC Banten melawan FC Bekasi City, tercatat sebanyak 7.238 penonton hadir ke stadion. Total BIS sendiri memiliki kapasitas mencapai 30 ribu penonton. Artinya, itu hampir sepertiga dan memiliki potensi semakin ramai jika fasilitas penunjang sudah lengkap.
“Mungkin ini belum sepertiga dari total kapasitas,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan