Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 14:17 WIB

Sepekan Polres Serang Salurkan 36 Ton Beras dan 40 Ton Minyak Goreng Dalam Gerakan Pangan Murah Kepada Masyarakat

Sepekan Polres Serang Salurkan 36 Ton Beras dan 40 Ton Minyak Goreng Dalam Gerakan Pangan Murah Kepada MasyarakatMapolres Serang (doc.mamo erfanto)

BANTEN -Dalam sepekan Gerakan Pangan Murah yang di gelar oleh Polres Serang, Polda Banten telah mampu menjual beras SPHP sebanyak 36 ton dan 40 ton minyak kemasan 1kg.

Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat untuk menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau di bawah Harga Eceran Tertinggi telah di lakukan oleh Polres Serang selama kurang lebih satu pekan setelah intruksi yang di keluarkan oleh Kapolri. 

Di temui saat memantau gerakan pangan murah di Mapolsek Pontang, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan kegiatan gerakan pangan yang di gelar di jajaran Polsek selama kurun satu pekan ini sudah mampu menjual Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 36 ton dan kurang lebih 40 ton minyak goreng kemasan. Selasa 19 Agustus 2025.

Kemudian dalam gerakan pangan murah yang di gelar di Mapolsek Pontang petugas telah menyalurkan 2 ton beras SPHP kemasan 5 kg serta 600 kantong minyak goreng merek MinyaKita kemasan 1 liter.

Dalam gerakan pangan murah ini, Polres Serang menjual dengan harga lebih murah dari pasaran. Untuk beras SPHP dijual seharga Rp56 ribu per 5 kg. Sedangkan minyak goreng merek MinyaKita dijual Rp15 ribu per kantong ukuran 1 liter.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan kegiatan gerakan pangan murah (GPM) Polri ini sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membantu warga mendapatkan komoditas dengan harga terjangkau.

Baca juga: Emak-emak Padati Gerakan Pangan Murah Polres Serang di Mapolsek Pontang

Baca juga: Ketua DPRD Serang Ingatkan Utang Pemkot Tak Jadi Beban Negara

"Melalui kegiatan GPM ini, kami ingin membantu meringankan beban warga dengan menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran," kata Condro Sasongko.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan GPM ini sekaligus menjadi bentuk konkret keterlibatan institusi Polri dalam penguatan ketahanan pangan dan pemulihan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Dalam kegiatan GPM, Polres Serang membatasi pembelian beras dan minyak goreng. Masyarakat hanya bisa mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 kantong minyak goreng. Namun Kapolres memberikan bonus minyak goreng bagi lansia yang berbelanja beras.

Kapolres menyebutkan, kegiatan GPM yang diselenggarakan Polres Serang ini bekerjasama dengan Bulog Sub Divre Serang. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin di seluruh polsek jajaran.

"Gerakan pangan murah ini berkelanjutan dan dilaksanakan di polsek jajaran, yang tujuannya agar barang kebutuhan pokok ini bisa dirasakan masyarakat secara merata," tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan GPM di Mapolsek Pontang, Wakapolres Kompol Fauzan Afifi, Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Kasatintelkam Iptu Saeful Sani, Kasatbinmas AKP Surya Sabanusa, Kasipropam Ipda Jhoni Yuhanto dan Kapolsek Pontang Iptu Lambasa Nababan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sepekan Polres Serang Salurkan 36 Ton Beras dan 40 Ton Minyak Goreng Dalam Gerakan Pangan Murah Kepada Masyarakat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!