Minggu, 07 JUNI 2026 • 10:15 WIB

LPM SiGMA UIN Sultan Maulana Hasanuddin Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2026

Author

LPM SiGMA UIN Sultan Maulana gelar Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2026 (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN– Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sarana Informasi Gema Mahasiswa (SiGMA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting (PJB) 2026 di Aula Pusat Informasi Haji, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diikuti 69 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Banten dan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 5-7 Juni 2026.

Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan peserta di bidang jurnalistik, penyiaran, dan pengelolaan media digital.

Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan sembilan materi yang disampaikan oleh praktisi media dan jurnalis di Banten. Pada hari pertama, peserta mempelajari teknik penulisan berita, jurnalisme data, dan podcast. Hari kedua diisi dengan materi teknik peliputan, mulai dari observasi lapangan, wawancara, validasi data, hingga etika reporter, serta pelatihan desain grafis dan fotografi jurnalistik.

Baca juga: 15 Ton Sampah Sumbat Aliran Sungai Cibanten Dievakuasi ke TPA Cilowong Serang

Sementara pada hari terakhir, peserta dibekali pengelolaan website berbasis WordPress, optimasi mesin pencari (SEO), reportase dan news anchor, serta digital marketing yang mencakup content marketing, copywriting, dan personal branding. Seluruh materi dilengkapi sesi praktik dan evaluasi untuk memperkuat pemahaman peserta.

Ketua Pelaksana PJB 2026, Noval, mengatakan pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa di bidang jurnalistik dan media digital. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut insan pers mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Minggu, 7 Juni 2026.

Baca juga: Pemkot Serang Raih Peringkat Pertama Menerapkan Kebijakan Pro Karier ASN di wilayah kerja Kantor Regional III BKN

"PJB bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi ruang belajar bagi peserta untuk memahami praktik jurnalistik secara utuh. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama tiga hari ini dapat menjadi bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang kritis, akurat, dan bertanggung jawab," ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga berbagai sesi praktik yang dirancang untuk mengasah kemampuan menulis, peliputan, penyiaran, hingga pengelolaan media digital. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas jurnalistik di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Umum LPM SiGMA 2026, Ahmad, mengungkapkan antusiasme peserta pada pelatihan tahun ini cukup tinggi. Dari total 69 peserta yang hadir, sebagian berasal dari berbagai LPM di Banten.

"Peserta tahun ini mencapai 69 orang. Banyak juga yang berasal dari luar kampus, seperti LPM Dialektika, LPM Wisma, dan beberapa LPM lainnya yang ikut bergabung," katanya.

Menurut Ahmad, pelatihan tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan kemampuan sekaligus memperluas jaringan antarpegiat pers mahasiswa di Banten. Kehadiran para jurnalis dan praktisi media sebagai pemateri juga diharapkan mampu memberikan gambaran langsung mengenai dunia jurnalistik profesional kepada para peserta.

Baca juga: 6 ASN Pemkot Serang Diberhentikan BKPSDM Satu Diantaranya Dengan Tidak Hormat

"Semoga PJB ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta. Ilmu yang didapat selama pelatihan dapat dipelajari dan dipraktikkan untuk mendukung aktivitas jurnalistik mereka ke depan," tuturnya.

Salah seorang peserta, Bima Aji Putra, mengaku memperoleh banyak manfaat selama mengikuti pelatihan. Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam semester empat itu menilai kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memperluas relasi. "Rasanya mengikuti PJB sangat seru. Kami mendapatkan banyak ilmu sekaligus relasi baru. Yang paling penting tentu ilmu yang diberikan para pemateri," ungkapnya.

Ia mengaku pelatihan tersebut membuatnya semakin memahami luasnya dunia jurnalistik dan media. "Semakin banyak yang saya pelajari, semakin saya sadar masih banyak hal yang harus dipahami. Itu justru menjadi motivasi untuk terus belajar," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU