BANTEN– Setelah perayaan Idul Fitri, masyarakat Kota Tangerang Selatan tetap melestarikan berbagai tradisi yang menjadi momen penting dalam mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Tradisi ini dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas. Minggu 29 Maret 2026.
Halal Bihalal Jadi Agenda Utama. Tradisi halal bihalal masih menjadi kegiatan yang paling umum dilakukan. Acara ini digelar di lingkungan perumahan, kantor, hingga instansi pemerintahan dengan tujuan saling bermaafan dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Baca juga: Ragam Tradisi Masyarakat Kabupaten Tangerang Usai Hari Raya Idul Fitri
Ziarah Kubur Bersama Keluarga
Selain itu, masyarakat juga melakukan ziarah kubur ke makam keluarga. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur dengan cara mendoakan serta mengenang jasa mereka.
Open House dan Silaturahmi
Suasana Lebaran juga terasa melalui kegiatan open house. Warga membuka rumah untuk menerima tamu dari keluarga, tetangga, hingga sahabat yang datang bersilaturahmi.
Baca juga: Tradisi Masyarakat Kota Tangerang Usai Hari Raya Idul Fitri
Liburan Keluarga Manfaatkan Momen Cuti
Usai Lebaran, banyak warga memanfaatkan waktu libur untuk berwisata ke berbagai destinasi, baik di dalam maupun luar kota. Tempat wisata, taman kota, hingga pusat perbelanjaan di Tangerang Selatan pun ramai dikunjungi.
Tradisi Berbagi Tetap Terjaga
Nilai kepedulian sosial juga masih terlihat melalui kegiatan berbagi, seperti memberikan makanan atau bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Mengenal Tradisi Masyarakat Kabupaten Lebak Usai Hari Raya Idul Fitri
Meski berada di wilayah perkotaan, masyarakat Tangerang Selatan tetap menjaga tradisi pasca Lebaran sebagai bagian dari budaya yang memperkuat kebersamaan dan nilai sosial di tengah kehidupan modern.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan