Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 13:40 WIB

Rumah Warga Kampung Pegadungan, Tanara Tersambar Petir Saat Hujan Lebat Minggu Kemarin

Author

Rumah Sanah, 50 tahun, di Kampung Pegadungan, Desa Tenjoayu, Kecamatan Tanara, Kab.Serang yang tersambar petir (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Terjadinya kebakaran rumah dan warung milik Sanah, 50 tahun, di Kampung Pegadungan, Desa Tenjoayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga akibat sambaran petir saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Peristiwa terjadi ketika korban hendak keluar rumah untuk menuju kediaman tetangga. Saat itu, hujan deras disertai petir menggema di sekitar lokasi. Tiba-tiba petir menyambar bagian rumah korban hingga menimbulkan percikan api.

Baca juga: Tujuh Remaja Diamankan Polsek Cikande Saat Akan Tawuran

Akibat sambaran tersebut, korban terpental sejauh kurang lebih satu meter. Beruntung, Sanah tidak mengalami luka serius meski sempat terjatuh akibat kerasnya sambaran petir tersebut.

Percikan api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan rumah berikut warung milik korban yang berada di bagian depan rumah. Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya.

Baca juga: Polres Pandeglang Tetapkan Tukang Ojek Jadi Tersangka Laka Yang Menyebabkan Penumpang Meninggal

Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Serang tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Personel Polsek Tanara bersama Tagana Kecamatan Tanara juga turun tangan mengamankan lokasi dan membantu warga.

Kapolsek Tanara AKP Teguh Yuni mengatakan bahwa pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. “Begitu mendapat informasi, anggota langsung menuju TKP untuk membantu pengamanan serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar AKP Teguh Yuni.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi dan korban, kebakaran dipicu oleh sambaran petir saat intensitas hujan cukup tinggi. “Sambaran petir mengenai bagian rumah sehingga menimbulkan percikan api dan dengan cepat membesar karena sebagian bangunan dan isi warung mudah terbakar,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta akibat kerusakan bangunan dan barang dagangan yang terbakar.

Baca juga: Penukaran Uang Baru Dibuka Mulai 19 Februari Berikut Jadwal Dan Lokasi Lengkap Untuk Wilayah Banten

“Kami sudah melakukan langkah-langkah kepolisian serta berkoordinasi dengan pihak Desa Tenjoayu guna pendataan dan penanganan lanjutan,” ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU