BANTEN- Terjadi aksi kejar kejaran antara beberapa pelajar Sekolah menengah dengan sebuah mobil BRV di Kota Serang, Banten.
Dalam video berdurasi 01:52 menit tersebut nampak tiga motor yang dinaiki oleh para pelajar SMK mengejar mobil dari Jl. K.H. Abdul Hadi (Depan hotel Horison) hingga jl. Sochari ( sekitar Rm Sari Banten) hingga mobil terjungkal. Selasa, 18 November 2025.
Dalam video nampak salah satu pelajar yang mengejar mobil berteriak untuk berhenti dan menggedor gedor bodi mobil.
"turun lw, minggir lw bangsat, kejar bang kejar, halangin we mobil," teriak pelajar yang mengejar mobil warna coklat sebelum menabrak dan terjungkal.
Baca juga: KepGub Diabaikan Gubernur Banten Akan Bentuk Satgas Tambang
Baca juga: Oknum Keamanan SMPN 19 Tangsel Halangi Wartawan Saat Liput Kasus Perundungan MH
Setelah terjungkal, para pelajar yang mengejar tersebut kemudian membentak pengemudi yang di ketahui juga masih menggunakan seragam sekolah.
"ngapain lw kabur, teriak salah satu pelajar yang berbadan gempal ke pengemudi.
Sementara itu dari keterangan kerabat dekat korban kejadian bermula saat sang korban tengah ribut dengan pacarnya di dalam mobil tiba-tiba menjadi sasaran tuduhan tidak pantas dari seorang kurir paket.
Kejadian bermula ketika mereka sedang berdebat di dalam mobil yang berhenti di tempat parkir di area Richeese Cijawa. Namun, saat mereka ribut , tiba tiba seorang kurir paket mendekati mobil mereka dan mengetuk kaca mobil dengan keras. Kurir tersebut menuduh pasangan tersebut melakukan tindakan tidak pantas di dalam mobil, dan menyuruh mereka pergi dari lokasi tersebut. Jelas kerabat korban.
Karena merasa tidak nyaman dengan tuduhan tersebut, maka mereka memutuskan untuk pergi dari lokasi. Namun, kurir paket tersebut terus menerus menuduh mereka dan bahkan berteriak "maling" sehingga menarik perhatian sekelompok anak SMK yang sedang berada di sekitar lokasi, jelasnya.
Anak-anak SMK tersebut kemudian mengejar mobil dan menggedor-gedor kaca mobil. karena panik, sang pengemudi memutuskan untuk tancap gas dengan cepat.
Namun, dalam kepanikan, si pengemudi yang merupakan pacar dari pemilik mobil tersebut tidak dapat mengendalikan mobilnya dan akhirnya menabrak mobil lain dan menyebabkan mobil terbalik.
Mereka tidak mengalami cedera serius, namun mereka sangat terkejut dan merasa tidak nyaman dengan kejadian tersebut. Mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali, tandas kerabat korban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan