Tarian Rampak Bedug Banten (Doc.Sultan Tv)
BANTEN- Tarian Rampak Bedug adalah salah satu tarian kesenian tradisional khas Banten, khususnya dari Pandeglang, yang memadukan tabuhan bedug secara serempak dengan tari-tarian dinamis bernuansa pencak silat dan unsur keislaman.
Tarian tercipta awalnya untuk menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, namun kini berkembang menjadi hiburan budaya untuk berbagai acara penting.
Kesenian ini melibatkan berbagai instrumen seperti bedug, tingtit, dan rebana, serta penari yang atraktif, menciptakan harmoni spiritual yang kuat dan menjadi identitas budaya masyarakat Banten.
Asal-usul dan Perkembangan:
Berasal dari Pandeglang sekitar tahun 1950-an, awalnya dikenal sebagai "ngadu bedug".
Bertujuan untuk memeriahkan suasana Ramadan dan Idul Fitri.
Seiring waktu, Rampak Bedug berkembang menjadi pertunjukan budaya yang juga meramaikan acara pernikahan, khitanan, dan peringatan hari besar lainnya.
Ciri Khas:
Menunjukkan identitas keislaman dan budaya Banten yang religius dan kental dengan silat.
Pertunjukan melibatkan penari laki-laki dan perempuan yang bergerak serempak dengan hentakan beduk.
Busana pemain bedug biasanya ala pesilat dengan sorban, sementara penari perempuan mengenakan busana tari tradisional warna-warni.
Pelestarian:
Banyak sanggar seni di Pandeglang, seperti Sanggar Seni Harum Sari dan Batu Gajah, yang secara aktif melestarikan kesenian ini, bahkan melibatkan anak-anak muda sebagai penerus.
Proses pembuatan bedugnya pun masih tradisional, dari pemilihan pohon kelapa hingga pemasangan kulitnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan