Banjir kawasan Modern 4 Cikande, Serang 12/1 (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN - Kawasan Modern Industri 4 Cikande, tepatnya di Desa Nambo Udik. Ketinggian mengalami banjir, namun begitu lalulintas masih dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mengatakan, hasil monitoring meski terjadi peningkatan debit air namun kondisi aliran sungai utama menunjukkan masih relatif aman.
“Untuk aliran Sungai Cidurian dan Sungai Ciujung yang melintasi wilayah Serang Timur, hasil pengecekan petugas masih berada pada level hijau atau aman,” ujar AKBP Andri Kurniawan, Minggu, 11 Januari 2026.
Meski demikian, petugas menemukan adanya genangan air di beberapa lokasi. Salah satunya terjadi di Komplek Bumi Nagara Lestari, Desa Nagara, Kecamatan Kibin namun air setinggi 30 centimeter itu tidak masuk ke pemukiman. Genangan air di kawasan pemukiman tersebut disebabkan oleh buruknya sistem drainase serta luapan Sungai Cikambui.
Baca juga: Mengenal Ritual Damarwilis Suku Baduy Dalam Saat Perjalanan Seba
Baca juga: Wisata Keluarga Wulandira Di Serang Kembali Ramai Usai Danau Dijadikan Pemancingan
“Genangan di Komplek Bumi Nagara Lestari terjadi karena drainase yang tidak optimal dan adanya luapan Sungai Cikambui saat curah hujan tinggi,” jelas Kapolres Serang.
Selain itu, genangan air juga ditemukan di Kawasan Modern Industri 4 Cikande, tepatnya di Desa Nambo Udik. Ketinggian air mencapai sekitar 25 sentimeter, namun hingga saat ini masih dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Andri Kurniawan menyebutkan, penyebab genangan di kawasan industri tersebut karena saluran drainase yang kurang besar. “Genangan di Kawasan Modern Industri 4 Cikande disebabkan kapasitas drainase yang kurang lebar sehingga tidak mampu menampung debit air hujan,” ungkapnya.
Kapolres Serang menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan jajaran polsek untuk terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila terjadi keadaan darurat," pungkasnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan