Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 16:14 WIB

Gerakan Aksi Unjuk Rasa Kembali Terjadi Kapolda Banten Bersama Gubernur Gelar Rakor

Gerakan Aksi Unjuk Rasa Kembali Terjadi Kapolda Banten Bersama Gubernur Gelar RakorMendadak Polda Banten bersama Gubernur Banten gelar rakor kondusifitas wilayah (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Banten solid menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam situasi dinamis, pendidikan tetap harus berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Forkopimda Provinsi Banten di Gedung Rupatama Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Banten, Senin (1/9/2025).

Rakor dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. Dihadiri unsur Forkopimda, t Danrem 0604/MY Kolonel Inf. Andrian Susanto, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, serta Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Yuliana Sagala.

Gubernur Andra menekankan bahwa pendidikan tetap harus berjalan dengan baik meskipun situasi sosial sedang dinamis. Ia mengajak seluruh pihak mulai dari tingkat Rt, Tokoh masyarakat termasuk orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tetap fokus belajar dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi.

“Kami berdiskusi dan masing-masing memberikan masukan. Semua ini semangat bagaimana Banten bisa aman. Masyarakat harus tenang, jangan terprovokasi,” kata Andra.

Ia juga menjelaskan langkah konkret di bidang pendidikan. “Kami sepakat seluruh siswa tetap belajar di sekolah, guru dan kepala sekolah wajib mengawasi jalannya pembelajaran, dan orang tua ikut memastikan anak-anaknya pulang tepat waktu,” tegasnya.

Menurut Andra, langkah tersebut dilakukan demi menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang merugikan. “Ini semua demi Banten yang aman, damai, dan demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengingatkan masyarakat agar menyampaikan aspirasi dengan tertib. Ia menegaskan bahwa tindakan anarkis hanya akan merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan di Banten.

“Kami menghimbau kepada siapapun yang melakukan aksi unjuk rasa, baik mahasiswa maupun masyarakat, mari sama-sama mematuhi aturan. Jangan sampai ada tindakan anarkis, karena itu hanya akan merugikan kita semua. Banten sedang membangun untuk menyejahterakan masyarakat,” ujar Hengki.

Kapolda juga meminta para rektor untuk berperan aktif mengarahkan mahasiswa. “Saya titip pesan ke para Rektor untuk disampaikan kepada mahasiswa jika mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi, kami siap menjembatani. Aspirasi tuntutan harus jelas, jumlah peserta juga harus jelas, supaya tidak disusupi pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Baca juga: Jaga Kondusifitas Wilayah Polres Serang Gelar Patroli Skala Besar

Baca juga: Kapolda Banten: Wilayah Banten Masih Dalam Kondisi Aman

Hengki juga menyoroti adanya pelajar SMP dan SMA yang ikut aksi anarkis pada demonstrasi lalu di Kota Serang. “Ada yang merasa ingin eksis dengan ikut unjuk rasa. Ini pemikiran yang harus kita luruskan. Orang tua harus aktif mengawasi, termasuk penggunaan handphone anak-anaknya,” tambahnya.

Rakor ini menegaskan bahwa Forkopimda Banten solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan keberlangsungan pendidikan tetap berjalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gerakan Aksi Unjuk Rasa Kembali Terjadi Kapolda Banten Bersama Gubernur Gelar Rakor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!