Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Ikhsan Ahmad (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN - Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ikhsan Ahmad, menilai bahwa proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang akan menjadi agenda hangat berikutnya setelah seleksi Sekda Provinsi Banten.
Ia menekankan pentingnya menjadikan proses ini sebagai ajang meritokratis, bukan hanya kontestasi politik.
Ikhsan Ahmad mengatakan, belajar dari pemilihan Sekda Provinsi Banten, ada dua hal penting yang patut menjadi perhatian.
Pertama, jabatan Sekda merupakan posisi puncak karier seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini pencapaiannya telah diatur secara sistematis melalui pendekatan meritokrasi dan talent pool.
Kedua, hasil peringkat dalam sistem ini sejatinya dikembalikan kepada kepala daerah sebagai pengambil keputusan yang harus memiliki kemampuan prediktif dan presisi dalam menentukan siapa yang dianggap paling tepat untuk menduduki posisi sekda.
Menurut Ikhsan Ahmad, penetapan Sekda tidak sepatutnya menjadi ajang pertarungan politik, karena pada dasarnya seorang sekda terpilih harus lahir dari pilihan strategis kepala daerah setelah melewati mekanisme normative prosedural sebelumnya.
Hal ini disebabkan karena seorang Sekda bertanggung jawab besar dalam menerjemahkan, mengimplementasikan, menyinkronkan, serta mengoordinasikan seluruh visi, misi, dan target kepala daerah secara konkret.
“Belajar dari Provinsi Banten, sudah semestinya tidak ada lagi manuver politik dalam proses ini. Yang dibutuhkan adalah ketajaman analisis kepala daerah dalam membaca hasil perangkingan sistem merit. Di sinilah pentingnya kepala daerah membaca potensi dan kompetensi calon sekda untuk membantu kepala daerah mencapai target pembangunan Kota Serang ke depan," ucapnya, Rabu 16 Juli 2025.
Menakar Tiga Kandidat Sekda
Saat berbicara soal para calon, Ikhsan menyampaikan analisisnya secara objektif terhadap tiga kandidat kuat yang saat ini mencuat dalam wacana publik.
Pertama, Iwan Sunardi yang sekarang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kota Serang dinilai sebagai teknokrat andal dengan latar belakang teknis yang solid, khususnya di bidang infrastruktur dan tata ruang.
“Iwan akan sangat relevan jika dikaitkan dengan kebutuhan menyelesaikan problem infrastruktur Kota Serang secara menyeluruh,” ungkap Ikhsan.
Baca juga: Pemkot Serang Dinilai Ingkar Janji Ahli Waris Kembali Segel SD Kuranji
Kedua, W. Hari Pamungkas menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), menurut Ikhsan memiliki kapasitas kuat dalam aspek fiskal dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis