Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 04 JULI 2025 • 17:17 WIB

Pemerintah Kab.Serang Dampingin Warga Terkait Kasus Pembakaran Kandang Ternak Ayam

Pemerintah Kab.Serang Dampingin Warga Terkait Kasus Pembakaran Kandang Ternak AyamBupati Serang, Ratu Zakiah saat audensi dengan warga kampung Cibetus Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten (doc.nurlan)

BANTEN- Warga Cibetus Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten menjadi perhatian Ratu Zakiyah terkait permasalahan hukum yang dihadapi warganya

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menaruh perhatian besar terhadap nasib warga Kampung Cibetus, Apalagi menyangkut hajat hidup masyarakat. 

Namun, kata Zakiyah terkait hukum yang menjerat beberapa warga Cibetus, Ia meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Sebab, Pemkab Serang tidak bisa mengintervensi ranah hukum.

Demikian disampaikan Bupati Serang Ratu Zakiyah saat menerima audiensi perwakilan warga Cibetus di ruang rapat Bupati, Jumat 04 Juli 2025.

Baca juga: Kerap Menghilang Berkali Kali Warga Kab. SerangDi Temukan Di Kalimatan

Dalam audiensi itu, Bupati didampingi Pj Sekda Ida Nuraida, Kepala DPMTSP Samsudin, Kepala Kesbangpol Epi Priatna, Asda I Haryadi, Kabag Hukum Lalu Farhan Nugraha, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Audiensi berjalan dengan sangat lancar dan mengharukan. Warga mencurahkan aspirasinya kepada Bupati terkait dengan kasus pembakaran kandang ayam milik PT Sinar Ternak Sejahtera (STS) yang menyeret belasan warga ditangkap.

Baca juga: Bendahara Desa Sinar Mukti Ditahan Kejaksaan Terkait Korupsi Dana JUT

Salah satu warga Cibetus Ita, mengungkapkan bahwa suami dan pamannya ikut ditangkap dalam kasus pembakaran kandang ternak ayam milik PT STS. Ia berharap, Bupati Serang bisa membantu persoalan yang dihadapi warga.

Kata Ita, warga hanya ingin hidup nyaman, damai, tanpa polusi yang ditimbulkan dari kandang ayam. "Kami hanya ingin hidup sehat di kampung kami. Kami ingin tenang hidup di desa kami,” katanya.

Ita meminta agar Bupati berkunjung ke Cibetus dan melihat kondisi warga. “Kami berharap Ibu Bupati bisa ke Cibetus, untuk melihat kondisi ril,” katanya.

Sementara Rijal, yang aktif mendampingi warga, menambahkan sejak kehadiran PT STS menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. Dampak yang ditimbulkan membuat warga tidak nyaman seperti polusi, iritasi, gatal-gatal, dan ispa.

Puncak kemarahan warga meledak pada 24 November 2024 dengan melakukan aksi unjuk rasa yang berakhir dengan pembakaran terhadap kandang ternak ayam milik PT STS. Dalam kasus ini ada belasan warga yang ditangkap. Lima anak-anak dan 12 orang dewasa. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemerintah Kab.Serang Dampingin Warga Terkait Kasus Pembakaran Kandang Ternak Ayam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!