Ramadan Tiba! 4 Makanan Kesukaan Sultan Banten Ini Selalu Habis Diserbu Warga Serang Banten
BANTEN – Jejak kuliner Kesultanan Banten hingga kini masih terasa kuat di tengah masyarakat, terutama saat bulan suci Ramadan. Sejumlah makanan kesukaan Sultan Banten, khususnya pada masa Sultan Maulana Hasanuddin, masih lestari dan justru menjadi menu favorit berbuka puasa masyarakat Banten, khususnya di Kota Serang.
Makanan-makanan khas tersebut didominasi olahan berbahan dasar kambing, beras ketan, santan, serta rempah-rempah Nusantara yang mendapat pengaruh kuat dari budaya Arab. Tak heran, kuliner ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga sarat nilai sejarah dan tradisi.
Berikut empat makanan kesukaan Sultan Banten yang hingga kini masih diburu warga saat berbuka puasa:
1. Rabeg, Kuliner Legendaris Kesukaan Sultan
Rabeg merupakan makanan khas Banten berbahan daging dan jeroan kambing yang dimasak dengan perpaduan rempah Nusantara dan bumbu khas Arab. Cita rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas, menjadikan Rabeg sebagai hidangan istimewa di lingkungan Kesultanan Banten pada masa lalu.
Kini, Rabeg masih menjadi primadona saat Ramadan dan banyak dijajakan menjelang waktu berbuka puasa.
2. Ketan Bintul, Menu Wajib Berbuka Puasa
Ketan Bintul dikenal sebagai makanan favorit Sultan yang terbuat dari ketan tumbuk yang dikukus dengan santan. Teksturnya legit dan gurih, biasanya disajikan bersama serundeng atau gulai.
Hingga kini, Ketan Bintul identik dengan menu berbuka puasa masyarakat Banten, khususnya di Serang.
3. Sate Bandeng, Ikon Kuliner Khas Banten
Sate Bandeng merupakan olahan ikan bandeng tanpa duri yang dibumbui santan dan rempah khas. Konon, makanan ini disukai Sultan karena praktis disantap tanpa harus memilah duri ikan.
Sate Bandeng kini menjadi oleh-oleh khas Banten dan selalu laris manis saat Ramadan.
4. Kue Apem, Sajian Tradisi dan Religi
Kue Apem berbahan tepung beras dan tape ini kerap disajikan dalam acara adat, khaul, serta kegiatan keagamaan. Pada masa Kesultanan, kue ini menjadi bagian dari jamuan tradisional dan hingga kini masih sering hadir saat bulan puasa.
Baca juga: Bontot Camilan Menu Wajib Berbuka Puasa Masyarakat Serang Banten
Masih Jadi Buruan Warga Saat Ramadan
Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Kota Serang dan sekitarnya tampak ramai mendatangi pedagang musiman yang menjajakan makanan khas tersebut. Biasanya, kuliner peninggalan Kesultanan Banten ini mudah ditemukan di Pasar Lama Kota Serang maupun bazar Ramadan di halaman Masjid Agung Banten.
Baca juga: Peringati HUT Ke-79 PDI-Perjuangan Kota Serang Ikut Memeriahkan Giat Sosial Tanam Pohon
Selain menjadi pelepas dahaga dan lapar, makanan-makanan ini juga menjadi pengingat sejarah panjang Kesultanan Banten yang tetap hidup di tengah masyarakat hingga kini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan