Bontot ikan payus Pontang, Kab.Serang Banten (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN- Bontot adalah Menu wajib masyarakat Serang, Banten saat berbuka puasa. Terbuat dari adonan aci dengan bahan utama ikan payus menu gorengan ini selalu hadir dalam sajian berbuka masyarakat Banten.
Termasuk dalam makanan ringan, botot ikan payus biasa di makan dengan sambal kacang. Sekilas mirip pempek atau otak-otak, namun bontot memiliki karakter rasa tersendiri, gurih, kenyal, dan kaya aroma ikan segar.
Baca juga: Peringati HUT Ke-79 PDI-Perjuangan Kota Serang Ikut Memeriahkan Giat Sosial Tanam Pohon
Botot ikan payus banyak di produksi oleh masyarakat pesisir Pontang, Kabupaten Serang, Banten, dan sudah terkenal di banten bahwa botot terenak itu berasal dari Pontang.
Lebih dari sekadar camilan, bontot adalah cerminan kearifan lokal. Hidangan ini lahir dari kebiasaan masyarakat memanfaatkan hasil sungai dan tambak, khususnya ikan payus.
Bontot ikan payus Pontang, Kab.Serang Banten (Doc.Mamo Erfanto)
Dari dapur rumahan, bontot diwariskan lintas generasi sebagai panganan merakyat yang mudah dibuat dan mengenyangkan.
Ikan payus merupakan ikan air tawar yang banyak ditemukan di muara dan sungai wilayah Banten.
Bagi masyarakat di luar Banten yang ingin mencoba menu berbuka puasa dengan bontot berikut bahan resepnya dan cara pembuatanya.
100 gram tepung terigu
250 gram tepung kanji (aci)
100 gram daging ikan payus giling
1 butir telur
200 ml air panas
5 siung bawang putih
3 butir bawang merah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan