Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 10:45 WIB

Ramadan Tiba! 4 Makanan Kesukaan Sultan Banten Ini Selalu Habis Diserbu Warga Serang Banten

Ramadan Tiba! 4 Makanan Kesukaan Sultan Banten Ini Selalu Habis Diserbu Warga Serang BantenKetan bintul makanan kesukaan Sultan Banten (Doc. Mamo Erfanto)

BANTEN – Jejak kuliner Kesultanan Banten hingga kini masih terasa kuat di tengah masyarakat, terutama saat bulan suci Ramadan. Sejumlah makanan kesukaan Sultan Banten, khususnya pada masa Sultan Maulana Hasanuddin, masih lestari dan justru menjadi menu favorit berbuka puasa masyarakat Banten, khususnya di Kota Serang.

Makanan-makanan khas tersebut didominasi olahan berbahan dasar kambing, beras ketan, santan, serta rempah-rempah Nusantara yang mendapat pengaruh kuat dari budaya Arab. Tak heran, kuliner ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga sarat nilai sejarah dan tradisi.

Berikut empat makanan kesukaan Sultan Banten yang hingga kini masih diburu warga saat berbuka puasa:

1. Rabeg, Kuliner Legendaris Kesukaan Sultan

Rabeg merupakan makanan khas Banten berbahan daging dan jeroan kambing yang dimasak dengan perpaduan rempah Nusantara dan bumbu khas Arab. Cita rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas, menjadikan Rabeg sebagai hidangan istimewa di lingkungan Kesultanan Banten pada masa lalu.

Kini, Rabeg masih menjadi primadona saat Ramadan dan banyak dijajakan menjelang waktu berbuka puasa.Ramadan Tiba! 4 Makanan Kesukaan Sultan Banten Ini Selalu Habis Diserbu Warga Serang BantenRabeg (Doc.Mamo Erfanto)

2. Ketan Bintul, Menu Wajib Berbuka Puasa

Ketan Bintul dikenal sebagai makanan favorit Sultan yang terbuat dari ketan tumbuk yang dikukus dengan santan. Teksturnya legit dan gurih, biasanya disajikan bersama serundeng atau gulai.

Hingga kini, Ketan Bintul identik dengan menu berbuka puasa masyarakat Banten, khususnya di Serang.

3. Sate Bandeng, Ikon Kuliner Khas Banten

Sate Bandeng merupakan olahan ikan bandeng tanpa duri yang dibumbui santan dan rempah khas. Konon, makanan ini disukai Sultan karena praktis disantap tanpa harus memilah duri ikan.

Sate Bandeng kini menjadi oleh-oleh khas Banten dan selalu laris manis saat Ramadan.

4. Kue Apem, Sajian Tradisi dan Religi

Kue Apem berbahan tepung beras dan tape ini kerap disajikan dalam acara adat, khaul, serta kegiatan keagamaan. Pada masa Kesultanan, kue ini menjadi bagian dari jamuan tradisional dan hingga kini masih sering hadir saat bulan puasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ramadan Tiba! 4 Makanan Kesukaan Sultan Banten Ini Selalu Habis Diserbu Warga Serang Banten

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!