BANTEN - Puluhan warga Kampung Kebasiran, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih dari Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang.
Bantuan tersebut disalurkan melalui kegiatan bakti sosial untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Sebanyak lima tangki air bersih disalurkan kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Bersama Dik Doang dan BNN, Ganas Annar MUI Kota Tangerang Perangi Narkoba
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang I Gusti Agung Komang Artawan mengatakan, bantuan air bersih diberikan karena sejumlah warga mulai kesulitan mendapatkan air akibat kekeringan.
Menurut dia, pihaknya akan terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan membutuhkan air bersih.
Sementara itu, salah seorang warga, Karimin, mengatakan kekeringan di wilayahnya telah berlangsung sekitar satu bulan.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air bersih.
"Satu gerobak berisi sekitar 10 jeriken atau kampan dijual dengan harga sekitar Rp 20.000," ujar Karimin, Jumat (24/07).
Ia menyebut, warga selalu mengalami kesulitan mendapatkan air bersih setiap musim kemarau.
Selain sumber air mengering, air yang tersedia di wilayah tersebut juga terasa asin sehingga tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Warga berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
Mereka juga berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan hingga musim kemarau berakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan