Selasa, 31 MARET 2026 • 20:01 WIB

Berikut Tarif Angkot di Kabupaten Lebak Terbaru Mulai Rp5.000 hingga Rp7.000

Author

Angkot Kabupaten Lebak, Banten (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN– Tarif angkutan kota (angkot) di Kabupaten Lebak masih tergolong terjangkau dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian, baik ke pasar, sekolah, maupun pusat pemerintahan. Selasa, 31 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tarif angkot di wilayah Lebak umumnya berada di kisaran Rp5.000 hingga Rp7.000 per penumpang, tergantung jarak tempuh dan trayek yang dilalui.

Baca juga: Tarif Angkot di Kabupaten Pandeglang Sesaui Keputusan Dinas Perhubungan

Rincian Tarif Angkot Lebak

Jarak dekat (dalam kota / sekitar Rangkasbitung): Rp5.000

Jarak menengah: Rp6.000

Jarak jauh / antar kecamatan: Rp7.000

*Pelajar (beberapa trayek): Rp3.000 – Rp5.000

Penyesuaian tarif ini mengikuti kondisi operasional di lapangan serta dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan sebelumnya, tarif angkot sempat naik sekitar 20 persen sehingga rata-rata berada di kisaran Rp7.000 untuk wilayah tertentu.

Baca juga: Tarif Angkot di Kota Cilegon, Mulai Rp6.000 hingga Rp11.000

Sistem Tarif Fleksibel.

Berbeda dengan kota besar yang sudah menerapkan tarif flat, di Kabupaten Lebak tarif angkot masih menggunakan sistem **berdasarkan jarak**. Hal ini membuat biaya perjalanan bisa berbeda meskipun menggunakan trayek yang sama.

Selain itu, dalam kondisi tertentu seperti. Angkot carteran (rombongan): bisa mencapai Rp40.000 – Rp50.000 per perjalanan.

Trayek Angkot di Lebak.

Beberapa trayek angkot yang aktif di Kabupaten Lebak antara lain:

* Terminal Rangkasbitung – Terminal Kalijaga

* Maja – Terminal Curug

* Citeras – Terminal Kalijaga

* Rangkasbitung – Pasar Semi / Pasar Kandang Sapi.

Trayek ini menghubungkan pusat aktivitas warga seperti pasar, terminal, dan kawasan permukiman.

Baca juga: Tarif Angkot di Kabupaten Serang Ini Besaran Ongkos Terbaru 2026

Meski perkembangan transportasi terus meningkat, angkot masih menjadi tulang punggung transportasi masyarakat Lebak, terutama di wilayah yang belum terjangkau transportasi massal modern.

Dengan tarif yang relatif murah dan jangkauan luas, angkot tetap menjadi solusi mobilitas harian bagi masyarakat Kabupaten Lebak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU