Beberapa Titik Kemacetan Di Kota Serang Mulai Terjadi Dekati Lebaran : Lonjakan Pemudik dan Aktivitas Belanja Mayarakat Jadi Penyebab
BANTEN- Memasuki pekan terakhir Ramadan, jalan raya tengah kota di Kota Serang kembali mengalami kemacetan signifikan. Kondisi ini menjadi fenomena tahunan menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketika aktivitas masyarakat meningkat dan arus mudik mulai memadati wilayah tersebut.
Kemacetan terpantau di sejumlah ruas protokol dan pusat perbelanjaan di jantung kota. Kepadatan kendaraan mulai nampak terjadi saat memasuki malam hari, terutama pada sore menjelang waktu berbuka puasa. Rabu, 4 Maret 2026.
Baca juga: DPRD Banten Gelar Paripurna Penggantian Antar Waktu
Lonjakan arus kendaraan dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat yang berburu kebutuhan Lebaran. Pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga toko busana muslim diserbu warga yang mempersiapkan kebutuhan Hari Raya.
Selain kendaraan pribadi, angkutan umum dan ojek online turut menambah kepadatan lalu lintas di ruas-ruas utama. Parkir kendaraan yang meluber ke badan jalan juga memperparah kemacetan.
“Setiap tahun pasti macet, apalagi mendekati H-7 Lebaran. Orang-orang belanja baju, kue, dan kebutuhan lainnya,” ujar salah satu warga Kaujon.
Tak hanya aktivitas belanja, meningkatnya volume kendaraan pemudik juga menjadi faktor utama kemacetan. Ribuan pemudik roda dua dari arah Jakarta melintas di Kota Serang untuk menuju Pelabuhan Ciwandan di Kota Cilegon.
Baca juga: PT ASDP Indonesia Ferry Prediksi 5,8 Juta Pemudik Akan Melintas Di Pelabuhan Merak Dan Ketapang
Pelabuhan Ciwandan sendiri menjadi salah satu jalur alternatif penyeberangan menuju Sumatera, khususnya bagi kendaraan roda dua saat arus mudik Lebaran. Kondisi ini membuat jalan arteri yang melintasi Kota Serang mengalami lonjakan volume kendaraan secara signifikan.
Pemudik roda dua umumnya melintas secara berkelompok, sehingga memperlambat laju kendaraan di titik-titik persimpangan dan lampu lalu lintas.
Beberapa titik rawan kemacetan di tengah Kota Serang antara lain:
* Kawasan pusat perbelanjaan dan pasar tradisional
* Simpang tiga kemang (Patung-Red)
* Ruas jalan Kepandean yang menuju jl raya Serang-Cilegon
* Area sekitar terminal dan SPBU
Kemacetan biasanya terjadi pada sore hari hingga malam, terutama saat masyarakat selesai bekerja dan mulai berbelanja kebutuhan Lebaran.
Pengendara yang hendak melintas di Kota Serang diimbau untuk:
* Mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak jam sibuk
* Menggunakan jalur alternatif jika memungkinkan
* Memastikan kondisi kendaraan prima sebelum melakukan perjalanan mudik
* Tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama
Baca juga: Akibat Pergeseran Tanah 32 Rumah di Kampung Cinangga Lebak Retak-retak
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan arus mudik, kepadatan lalu lintas di Kota Serang diperkirakan akan terus terjadi hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri. Masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar terhindar dari kemacetan panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan