Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 11:03 WIB

Pemkot Serang Kedatangan Pengusaha Korsel Bahas Soal Permintaan Tenaga Kerja

Author

Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia (Doc.Mamo erfanto)

BANTEN- Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia menerima perwakilan pengusaha dari Korea Selatan bahas soal permintaan tenaga kesehatan, kurir,clening service untuk bekerja di Negeri Ginseng.

Usai menerima kunjungan, Wakil Wali Kota Serang mengatakan kepada media, kalau sudah menerima kunjungan pengusaha dari Korea Selatan atau Korsel tentu dalam hal permintaan tenaga kerja.

Baca juga: Pihak Kec.Taktakan Mengaku Telah Kantongi Izin Pendirian Tower di Tegal Tongleng

Baca juga: Dibohongi Soal Izin,Warga Tegal Tongleng Tolak Pembangunan Tower Di Tengah Pemukiman

" Kalau saya sih dalam obrolan tadi iseng aja lah, waktu dia menanyakan kita siap mengirimkan berapa tenaga kerja, saya jawab tadi minimal kita cobalah 300 sampai 500 orang, dan tenaga tranpil yang diminta meliputi, tenaga kesehatan, kurir, dan clening service,"katanya, Senin 29 September 2025.

Ia melanjutkan, ini saya sedikit candaan, karena harus komunikasi dengan Pak Wali, saya bilang nanti dulu. Saya harus diskusi juga terutama dengan Pak Wali kota. 

" Pastinya ada syarat khusus untuk berangkat ke sanakan, syarat khusus. pertama, bisa bahasa korea. Makanya nanti akan dilatih sebelum berangkat. Bahkan dia sudah menyiapkan kalau memang nanti sudah ada orangnya, (calon tenaga kerja),"lanjutnya.

Nur Agis menambahkan, jika sudah siap, pertama lulus kesehatan, nanti akan ada training bahasa korea. Selanjutnya bakal dikarantina. Saya juga sudah komunikasi sama kepala Balai latihan kerja atau BBLKI. 

" Saya sudah kimunikasi dengan kepala BBLKI Banten, meminjam tempat untuk pelatihan dan karantina calon tenaga ke Jepang dan Korea, dan beliau menyambut baik dan sangat mendukung,"imbuhnya.

" Target kita mah tahun ini 1000 orang mungkin ke Jepang, dari sekarang paling cepat 6 bulan karena proses di Kemendagri itu butuh waktu 2 bulan menguris LOA nya, ini semua kerja sama antar G Too G itu harus dapat rekomendasi dari Kemendagri,"lanjutnya.

Menurutnya, ijin diajukan bulan ini nanti awal November 2025, selesai dan insya allah awal tahun bisa pelatihan dulu, sampai betul-betul ready kita berangkat. 

" Mengenai kursus bahasa tentu berbayar Berbayar tapi Insyaallah kalau tadi sih beliau siap memfasilitasi terkait pelatihan tentang bahasa, ya kemungkinan besar sih memang gratis. Tapi ini kan terkait karantina khawatir dari pihak sana gak menjamin makanan segala macamnya, makanya saya harus ngobrol dulu sama pa wali,"ujar Agis melanjitkan. 

Wakil walikota menegaskan, pemberangkatannya gratis. Kalau sudah masuk, insyaallah sih sudah oke, maksudnya yang sudah lolos sudah ada hasil seleksi, hasil pelatihan, training, nanti semu yang nanggung dari Korea.

" Nanti ada berapa OPD yang dilibatkan, ya ke depan mungkin selain dinas ketenagakerjaan, ada Disparpora ya terkait kepemudaan. Saya sih inginnya lebih cepat mau bentuknya supaya anak-anak yang beeminat biar lebih cepat belajar bahasanya,"tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU