Sabtu, 02 AGUSTUS 2025 • 22:56 WIB

Tujuh ABK Kapal Ikan Asal Pekalongan Jateng Terjatuh di Perairan Pulau Tinjil, Lima Selamat, Dua Dalam Pencarian

Author

Petugas SAR Banten saat melakukan proses pencarian dua ABK yang hilang di perairan Pulau Tinjil, Kabupaten Pandeglang Banten. (Doc.Basarnas)

BANTEN— Sebuah insiden kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Banten. Sebanyak tujuh Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Ikan Cakalang asal Pekalongan dilaporkan terjatuh ke laut (Man Over Board) di sekitar Perairan Pulau Tinjil, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu malam (30/7).

Informasi awal diterima pada Kamis (31/7) pukul 21.00 WIB dari Kepala Desa Rancapinang, Bapak M. Epan Kusmana. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa dari tujuh ABK yang terjatuh ke laut, lima orang berhasil menyelamatkan diri dan ditemukan terdampar di pesisir pantai, sementara dua lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad mengatakan kelima korban selamat ditemukan di dua lokasi berbeda, yaitu tiga orang di pesisir Desa Rancapinang dan dua lainnya di Desa Batuhideung. Tim SAR dari Unit Siaga SAR Lebak langsung dikerahkan ke lokasi pada pukul 21.20 WIB untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait di lapangan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan identitas korban selamat yang telah berhasil dievakuasi, Satrio (35 tahun) selamat, ditemukan di Desa Rancapinang. Restu (19 tahun) selamat, ditemukan di Desa Rancapinang. Aldi (23 tahun) selamat, ditemukan di Desa Rancapinang. Mr. X selamat, ditemukan di Desa Batuhideung. Mr. X – Selamat, ditemukan di Desa Batuhideung. 

Baca juga: Komplotan Pencuri sparepart Kendaraan Di Ringkus Satreskrim Polres Serang

Baca juga: Dewa United Resmi Bermarkas di Banten International Stadium

"Sementara dua korban lainnya yang masih dinyatakan hilang saat ini masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan"

Kondisi cuaca di lokasi saat ini dilaporkan cerah berawan, dengan gelombang laut mencapai 2 hingga 4 meter dan kecepatan angin berkisar 20–30 knot, yang menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pencarian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif untuk mempercepat proses evakuasi dan pencarian dua korban yang belum ditemukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU