BANTEN- Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah muakkad yang dilaksanakan dua rakaat setiap 1 Syawal. Pelaksanaannya memiliki kekhususan berupa takbir tambahan di setiap rakaat. Namun, bagaimana jika jamaah datang terlambat dan ketinggalan rakaat saat sholat Id? Berikut tata cara yang perlu dipahami berdasarkan tuntunan fikih.
Sholat Idul Fitri dilaksanakan dua rakaat secara berjamaah, biasanya di masjid atau lapangan, seperti yang lazim dilakukan umat Islam di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kota Serang dan sekitarnya. Kamis, 19 Februari 2026.
Baca juga: Panduan Lengkap Dan Detail Mengenai Persiapan, Niat, Serta Tata Cara Sholat Idul Fitri
Secara umum tata caranya adalah:
**Rakaat pertama:**
* Niat
* Takbiratul ihram
* Doa iftitah
* 7 kali takbir (selain takbiratul ihram)
* Membaca Al-Fatihah dan surat
* Rukuk, sujud, hingga berdiri ke rakaat kedua
**Rakaat kedua:**
* 5 kali takbir sebelum membaca Al-Fatihah
* Membaca Al-Fatihah dan surat
* Rukuk, sujud
* Tasyahud akhir dan salam
Tata Cara Jika Ketinggalan Rakaat Sholat Id
1. Datang Saat Imam Masih Rakaat Pertama
Jika jamaah datang saat imam masih berada di rakaat pertama:
* Langsung niat dan takbiratul ihram.
* Ikuti jumlah takbir yang masih tersisa bersama imam.
* Jika tidak sempat menyempurnakan 7 takbir tambahan, cukup mengikuti imam tanpa perlu mengganti takbir yang tertinggal.
* Setelah imam salam, tidak perlu menambah rakaat jika masih mendapatkan satu rakaat secara sempurna.
2. Datang Saat Imam Sudah Rakaat Kedua
Jika jamaah datang saat imam sudah berada di rakaat kedua:
* Niat dan takbiratul ihram.
* Ikuti takbir tambahan di rakaat kedua (5 kali) sesuai posisi imam.
* Setelah imam salam, berdiri untuk menambah satu rakaat yang tertinggal.
Saat menambah rakaat tersebut:
* Lakukan 7 kali takbir (seperti rakaat pertama).
* Lanjutkan membaca Al-Fatihah dan surat.
* Sempurnakan rukuk, sujud, tasyahud, lalu salam.
3. Datang Saat Imam Sudah Rukuk Rakaat Kedua
Jika masih sempat rukuk bersama imam di rakaat kedua, maka dihitung mendapatkan satu rakaat.
Setelah imam salam:
* Tambah satu rakaat dengan tata cara seperti rakaat pertama (7 takbir tambahan).
4. Datang Setelah Imam Salam
Jika datang ketika imam sudah salam:
* Tetap bisa melaksanakan sholat Id secara sendiri (munfarid).
* Tata caranya tetap dua rakaat dengan takbir 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua.
* Tidak ada khutbah setelahnya jika sholat sendiri.
Apakah Perlu Mengganti Takbir yang Tertinggal?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa makmum tidak perlu mengganti takbir tambahan yang tertinggal karena mengikuti imam lebih utama. Prinsipnya adalah mengikuti gerakan imam sesuai kemampuan saat datang.
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Tarawih Sendiri, Sebagai Makmum dan Imam
Ketinggalan rakaat sholat Idul Fitri tidak membatalkan kesempatan untuk tetap mendapatkan pahala berjamaah. Jamaah cukup menyesuaikan dengan posisi imam dan menyempurnakan rakaat yang tertinggal setelah imam salam.
Yang terpenting adalah tetap menjaga kekhusyukan dan mengikuti imam dengan tertib sesuai tuntunan syariat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan